Tips Merawat Kaos Sablon

 

Sering kali kita menemukan kaos yang gambarnya yang pecah pecah padahal belum lama dibeli, karena disebabkan banyak faktor, maka agar menghindari hal tersebut perlu tips sbb:

1. Jangan Merendam terlalu lama (saat masih baru),

2. Jangan mencuci dengan deterjen berpemutih

3. jangan menyikat daerah sablon

4. Jangan mensterika daerah sablon secara langsung (setrika dg diberi alas kain). istri sudah mencoba tips tsb pada kaos sablon digital milik anakku, sablon kaos itu masih awet bertahun2

Pria Punya Aqidah

Pria Punya Aqidah
Gudang Ilmu Iman dan Amal

Aqidah dapat menyebabkan suka menambah ilmu
menambah Iman dan Berbuat baik/ Amal Shalih

Stok: Dibuat Sesuai Pesanan
Bahan Katun, Ukuran S M L
Rp.79.000 + Ongkir

Pesan KLIK DISINI

Testimonia Pembaca

Berikut ini terstimony pembaca (wanita berkacamata, hobby baca) diantaranya buku jaka taaruf yang dibelinya. dia memberikan kesimpulan cerita dan hikmah setelah membacanya. walaupun tidak semua bab dia sampaikan, selamat merenungkan

1.Dudung Taaruf lagi taaruf lagi
*proses perjuangan menemui belahan jiwa,

2.Taaruf "dua cinta di dua roda
*lucu dibagian akhir

3. Dudung demam BlekBerri
* Lucu...yang tentang taaruf perkenalan tanpa sengaja di atas Bis

4.Kampleng Besok Nikah
Sebuah Cerita berenergi yang tidak terdeteksi Oleh Nalar, yaitu menikah dengan kondisi:
*Wanita mendatangi pria
*wanita tersebut bukan wanita yang dicintai pria tersebut
*Dengan kebesaran jiwa sang pria dengan tujuan untuk membahagiakan yang lain maka pernikahan itu terlaksana

Seiring waktu yang berjalan terus,
*sang istri adalah istri yang taat pada suami dan sang istri mempunyai kebesaran jiwa
Sang istri dan sang suami sama sama memiliki kebesaran jiwa, hanya penempatan waktu yang berbeda

5. Kampleng Pemimpin Impian
*Di Masa Sekarang agak sulit melaksanakan pemikiran seperti itu, menghadirkan pemimpin yang tertata indah jiwanya

6. Akhwat kopi Darat
*kerja sama yang baik antara suami dan istri untuk membuka langkah yang lain

7. Si Bolang: yang mengenalkan
*ada dalil shahih
*ada perkenalan si bocah dan permainan2 unik
*suasana alam yang mereka nikmati
*mengenalkan cara bocah jadul bercanda

Link:
http://jakataaruf.blogspot.com/

http://ayahara.cybermq.com/post/detail/9039/pemudi-yang-berniat-nikah-muda

http://rumahc.blogspot.com/

Akhwat Grogi Taaruf
http://www.facebook.com/note.php?note_id=232620751859

Pemuda Menjaga Hatinya
http://ayahara.cybermq.com/post/detail/9020/pemuda-yang-menjaga-hatinya

Khitbah Diterima, Aneh Rasanya
http://ayahara.cybermq.com/post/detail/8913/ketika-khitbah-diterima-malah-bingung-rasanya

[Gaya Hidup] Mesra

Tulisan ini hanya boleh dipraktekkan bagi yang sudah punya istri/suami.
"Rasulullah sangat mesra memperlakukan istri-istrinya. Beliau biasa memanggil dengan nama panggilan yang indah, bahkan mandi bersama istrinya."

Pembaca yang belum punya istri maka bersegeralah berdoa dan berusaha agar bisa mempraktekkannya.

1. Memanggil dengan panggilan kata-kata mesra

Panggilan umum: Bu, Pak, Mah. nyai, ayah, bang,
Panggilan Mesra: Sayang, cayang, cantik, cinta, Hani (Honey), dsb ngarang aja berdua

Rujukan
Rasulullah biasa memanggil ‘Aisyah dengan beberapa nama panggilan yang disukainya, seperti ‘Aisy dan Humaira (pipi merah delima).

2. Mencium istri

Misalnya: Pulang kerja suami, mandi pake sabun wangi, berwudu, rapi pake sarung, peci dan baju, lalu siap2 berangkat ke masjid mau shalat berjamaah, mau berangkat mencium sayang istri. atau mencium di saat2 yg lain juga bisa.

Rujukan
Dari ‘Aisyah, “Bahwa Nabi Saw biasa mencium istrinya setelah wudhu, kemudian beliau shalat dan tidak mengulangi wudhunya.” (Riwayat ‘Abdurrazaq)

3. Mandi bersama istri
Hanya bisa dilakukan bagi suami istri yang Biasanya belum punya anak dan atau dirumah cuma berdua aja atau punya kamar tidur yang ada kamar mandinya di dalam kamar.

Dari ‘Aisyah, ia berkata, “Aku biasa mandi bersama dengan Nabi Saw dengan satu bejana. Kami biasa bersama-sama memasukkan tangan kami ke dalam bejana.” (Riwayat Abdurrazaq dan Ibnu Abu Syaibah)

4. Disisir istri

Giliran Istri yang mesra pada suami, bisa jadi gara-garanya suami sih biasa menciumi :-), sehingga istri suka menyisiri suami
Rujukan
Dari ‘Aisyah, ia berkata, “Saya biasa menyisir rambut Rasulullah, saat itu saya sedang haidh.” (Riwayat Ahmad)

5. Memberi wangi-wangian pada auratnya

Misalnya: Abis sisir-sisiran pake wangi-wangian deh, bentuknya terserah, mau bubuk, cair (parfum), minyak dan sebagainya yang penting wangi...dan aman bagi kesehatan

‘Aisyah berkata, “Sesungguhnya Nabi Saw apabila meminyaki badannya, beliau memulai dari auratnya dan mengolesinya dengan nurah (sejenis bubuk pewangi), dan istrinya meminyaki bagian lain seluruh tubuhnya.” (Riwayat Ibnu Majah)


6. Minum bergantian DG GELAS yang sama

Dari ‘Aisyah, ia berkata, “Saya biasa minum dari muk (gelas) yang sama ketika haidh, lalu Nabi Saw mengambil muk tersebut dan meletakkan mulutnya di tempat saya meletakkan mulut saya, lalu beliau minum, kemudian saya mengambil muk, lalu saya menghirup isinya, kemudian beliau mengambilnya dari saya, lalu beliau meletakkan mulutnya pada tempat saya meletakkan mulut saya, lalu beliau pun menghirupnya.” (Riwayat ‘Abdurrazaq dan Sa’id bin Manshur)

7. Tiduran di pangkuan istri

Dari Aisyah, ia berkata, “Nabi biasa meletakkan kepalanya di pangkuanku walaupun aku sedang haidh, kemudian beliau membaca Al-Qur’an.” (Riwayat ‘Abdurrazaq)

 

8. Tidur dalam satu selimut

Habis wangi-wangian, sisiran, bisa tidur-tiduran DI PANGKUAN, lalu bisa tidur-tiduran dalam satu selimut bersama istri/suami, baca doa mau tidur, terus tidur deh (kalau istri lagi haid). kalau istri lagi tidak haid, ya terserah mau ngapain saja, pembaca sudah tahu jawabannya :-)

Rujukan
Dari Atha’ bin Yasar: “Sesungguhnya Rasulullah Saw dan ’Aisyah Radhiyallahu Anha (Ra) biasa mandi bersama dalam satu bejana. Ketika beliau sedang berada dalam satu selimut dengan ’Aisyah, tiba-tiba ’Aisyah bangkit. Beliau kemudian bertanya, ‘Mengapa engkau bangkit?’ Jawabnya, ‘Karena saya haidh, wahai Rasulullah.’ Sabdanya, ‘Kalau begitu, pergilah, lalu berkainlah dan dekatlah kembali kepadaku.’ Aku pun masuk, lalu berselimut bersama beliau.” (Riwayat Sa’id bin Manshur)

 BACA JUGA
http://ayahara.cybermq.com/post/detail/7750/puisi-kata-siapa-orang-miskin-dilarang-kawin

http://ayahara.cybermq.com/post/detail/6576/14-rahasia-disayang-suami

http://ayahara.cybermq.com/post/detail/3199/jangan-jadi-raja-dan-ratu-sehari

http://ayahara.cybermq.com/post/detail/184/agar-dapat-jodoh-bergelar-mm

 

 

Eka Kurnia menyukai ini.

 

Eka Kurnia
Eka Kurnia
Thank you very much...good advice,absolutely right advice...^_^
2 jam yang lalu ·
Rex Tukangtidur
Rex Tukangtidur
terimakasih, sayang...
Lho? Hehehe... kalo ama temen boleh mesra juga kan? Maksudnya sama temen sejenis :p whekekekekek...
Kidding :)
2 jam yang lalu ·
Anas Ayahara
Anas Ayahara
Anas Ayahara
@eka, same-same :) hehe
@REX, hehe
sekitar satu menit yang lalu ·
 
5 menit yang lalu ·
Resmi Wahyudi
Resmi Wahyudi
Thx sudah mengingatkan.... saya nya yang mesra, si suaminya b’canda terus..... gaya nya kayak preman lagi he...he....

Nantikan lanjutannya :)

 

klik http://ayahara.cybermq.com/post/detail/9003/gaya-hidup-mesra

[Gaya Hidup] Jangan Sembarangan

Ada orang yang bergaya hidup sembarangan, mau gampang, tapi akibatnya juga tidak sembarang, contohnya sering dilakukan oleh para oknum di pinggir jalan, seenaknya pipis di tempat banyak orang atau di bawah pohon 

Rujukan

Takutlah (jauhilah) dua perbuatan terkutuk!"
Para sahabat bertanya, "Apakah kedua perbuatan itu wahai Rasulullah?"
Jawab Beliau, "Orang yang buang air besar di jalan tempat orang banyak melintas atau di tempat mereka berteduh (seperti di bawah pohon)." (H.R. Muslim).

Jangan menampakkan aurat kepada orang lain ketika buang air, usahakan mencari tempat yang tertutup. (H.R. Muslim)

·         Jangan buang air di lubang binatang, di jalan tempat orang lewat, di tempat berteduh, di sumber air, di tempat pemandian, di bawah pohon yang sedang berbuah, atau di air yang mengalir ke arah orang-orang yang sedang mandi atau mencuci." (H.R. Muslim, Tirmidzi)

·         Abu Hurairah menceritakan, Rasulullah bersabda, " Janganlah kamu kencing di air tenang, di mana kamu mandi pula di situ." (H.R. Muslim)

·         Masuklah ke dalam jamban (WC/toilet) dengan mendahulukan kaki kiri, ke luar dengan mendahulukan kaki kanan. (H.R. Tirmidzi)

·         Sebelum masuk jamban, disunahkan membaca doa: Allahumma inni a�uu dzubika minal khubutsi wal khobaaits (Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari bahaya kotoran dan dari segala macam yang membahayakan.).  Khubutsi dan khabaaits oleh Ibnu Hibban al-Khaththabi, diartikan sebagai syaithan laki-laki dan syaithan wanita.

·         Setelah keluar dari jamban disunnahkan membaca doa: Ghufronakal-hamdulillahilladzi adzhaba �anni adzaa wa �aafanii (Aku memohon ampunan-Mu. Segala puji bagi Allah yang telah menghilangkan penyakit dariku dan telah menyembuhkan aku.) (H.R. Tirmidzi, Nasa�i, Ibnu Majah).

·         Jangan berlama-lama dalam jamban karena hal itu merupakan suatu mudharat.  Apabila sudah selesai hajatnya, secepatnya keluar dari jamban. (H.R. Nasa�i, Ibnu Majah)

·         Tidak boleh menjawab salam ketika berada di dalam jamban. Cara menjawabnya cukup dengan isyarat suara (H.R. Muslim, Tirmidzi, Nasa�i)

·         Jangan membaca dan membawa lafadz Allah dan Muhammad atau ayat-ayat Al-Qur�an ke dalam jamban. (H.R. Nasai)

·         Bila terpaksa buang air di tempat terbuka, jangan menghadap ke arah kiblat dan jangan pula membelakanginya. Beliau bersabda: " Apabila seseorang kamu buang air (besar atau kecil) janganlah menghadap atau membelakangi kiblat..."

·         Pergunakanlah tangan kiri ketika membersihkan kemaluan dan dubur. Jangan menyentuhnya dengan tangan kanan. (H.R.  Muslim)

kekaguman seorang kafir kepada akhlak Islam yang diajarkan oleh Rasulullah Muhammad.seorang kafir jahiliyah berkata kepada sahabat Salman Al-Farisiy. “Sungguh Nabi kalian  telah mengajari kalian tentang segala hal sampai tata cara buang air”. Ketika itu, sahabat Salman menjawab, “Betul.  Sungguh kami dilarang menghadap kiblat saat buang air besar atau kecil, (kami juga dilarang) cebok dengan menggunakan tangan kanan atau cebok kurang dari 3 batu, atau cebok dengan kotoran hewan, atau tulang”. (HR. Muslim).

·         Bersucilah sebanyak bilangan ganjil minimal tiga kali. Barang-barang yang dibolehkan untuk beristinja yaitu air, batu, tanah liat yang keras atau kertas. (H.R. Bukhari Ibnu Majah). Semoga kita dapat melaksanakannya.

 

Renungan Lainnya

Malaikat Jibril datang kepada Nabi S.A.W, lalu berkata, "Hai Muhammad, hiduplah sesukamu namun engkau pasti mati. Berbuatlah sesukamu namun engkau pasti akan diganjar, dan cintailah siapa yang engkau sukai namun pasti engkau akan berpisah dengannya. Ketahuilah, kemuliaan seorang mukmin tergantung shalat malamnya dan kehormatannya tergantung dari ketidakbutuhannya kepada orang lain." (HR. Ath-Thabrani)