Agar Cerdas Bahasa

Ada orang stres karena tidak bisa mengungkapkan isi hatinya, ada anak sekolah yang kurang baik prestasinya, bisa jadi gangguan bahasa penyebabnya, jadi kecerdasan  Bahasa mempengaruhi prestasi, Bahasa mempengaruhi nasib, dan kesuksesan komunikasi.

 

Lingkungan sekitar akan sangat mempengaruhi Kecerdasan berbahasa . Oleh karena itu, Ortu tak boleh membiarkan potensi bahasa anak berkembang dengan sendirinya . Potensi tersebut masih harus dibantu oleh orang-orang terdekatnya yaitu orang tua dan sekolah.

 

Tips meningkatkan kecerdasan bahasa pada anak kita, antara lain:

  • 1. Orangtua harus memberikan rangsangan pada anak dalam mengolah kata-kata dan berbicara.  caranya dengan mengajak bicara anak, walaupun anak masih bayi dan belum bisa menjawab.
  • 2. Mengajak anak mengenal buku. Caranya, mengajak ke toko buku, pameran, perpustakaan. Kemudian menawarkan anak untuk membeli buku sendiri yang disukainya. 
  • 3. Meminta anak menceritakan pengalamannya
  • 4. Minta anak menulis daftar hariannya (to do list)

Semoga bermanfaat

Hikmah Baju Baru

Saat Idul Fitri, Orang dewasapun nggak mau kalah sama anak-anak, pingin baju baru atau baju yang bagus. Padahal Nabi kita menganjurkan memakai baju baru atau baju bagus (yang terbaik) bukan hanya saat idul fitri.
 
Berikut ini anjuran kepada muslimin mengenai baju bagus sesuai waktu dan tempat
 
Pakaian Bagus di Hari Raya
”Sesungguhnya Nabi SAW mengenakan pakaian kain bergaris yang dihiasi di hari raya.”
(Riwayat As-Syafi’i) Diriwayatkan oleh Ibnu Abbas , RA
 
Pakaian Untuk Shalat
Terutama saat shalat di masjid,
Wahai anak Adam, pakailah perhiasan kalian yang bagus setiap mendatangi masjid…” (Al-A’raf [7]:31)
Jika salah satu dari kalian shalat, maka hendaklah memakai kedua pakaiannya, sesungguhnya Allah Ta’ala adalah pihak yang paling berhak berhias untuknya.” (Riwayat At-Thabarani)
 
Pakaian Bagus di Hari Jumat
”Jikalau salah satu dari kalian berada dalam keadaan lapang, hendaklah ia menggunakan dua pakaiannya pada hari Jumat, selain pakaian profesinya.” (Riwayat Abu Dawud)
Di Tempat Pertemuan Muslimin
Diriwayatkan oleh Abu Darda’, bahwa Rasulullah SAW bersabda, ”Sesungguhnya, kalian mendatangi saudara-saudara kalian, maka perbaikilah kendaraan-kendaraan kalian, dan perbaikilah pakaian-pakaian kalian…” (Riwayat Abu Dawud)
Saat ada Tamu Penting
Diriwayatkan Imam Bukhari dalam Al-Adab Al-Mufrad, Asma’ menunjukkan jubah Rasulullah SAW yang dihiasi kerahnya. Jubah itu dulu biasa dikenakan Rasulullah SAW untuk menemui para utusan yang menghadap beliau.
 
Saat Menghadapi Musuh
Imam Malik meriwayatkan dalam Al-Muwaththa` bahwa pada perang Bani Anmar ada salah satu sahabat yang mengenakan pakaian usang. Mengetahui hal tersebut Rasulullah SAW memerintahkannya agar mengganti dengan pakaian yang lebih bagus.
 
Hikmah berpakaian bagus:
Dengan pakaian bagus maka
·        Sebagai tanda bukti ketaatan pada Allah
·        Sebagai bukti kehormatan pemakainya pada waktu dan tempat suci
·        Saat Menerima tamu ialah sebagai bukti kita menghormati tamu.
·        Saat menghadapi musuh, pakaian bagus bisa membuat pihak musuh menjadi lebih segan dan tidak bisa meremehkan.

Bukan Harta Yang Dibanggakan

Gara Gara banyak gejala pembagian zakat harta yang menelan korban luka dan nyawa, maka agar tak terulang kembali muncul tulisan (status)

 

"buat org (oknum) kaya tapi norak: "kumohon jangan bangga bayar zakat sambil pamer org2 ngantri d dpn rumah, ssungguhnya duit zakat itu emang duit org miskin, org kaya yg harus datangi rumah2 org miskin"

 

  •  (semoga kejadian musbah antri zakat tak terulang, foto detik.com kejadian tahun sebelumnya)

     

  •  

  • Dian Eka Budiarti, Muhammad Ihsan, Shona Vitrilia and 4 others like this.

    •  

      Aby Sad Thea

    • cocok pas bgt.....

      8 hours ago · LikeUnlike ·

    •  

      Restia Priwardani

    •  Trus, kalau bagi-bagi zakat sebaiknya bgmn Pak ? Secara jumlah Mustahiknya jauh lebih banyak drpd Pemberi zakatnya...

      7 hours ago · LikeUnlike ·

    •  

      Resmi Wahyudi  

    • Siapa ? orang yang bikin ulah kemaren ? Nauzubillah.....

      7 hours ago · LikeUnlike ·

    •  

      Rudi Wahyudi

      mm..mungkin sebaiknya pak anas tidak terburu menduga seperti itu. mungkin bila pak anas di posisi orang kaya, bukan berarti saya kaya, akan beda sudut pandangnya. saya pengalaman membagi harta orang kaya, di tempat kami saat diundang di r...umah orang-orang miskin di kita sangat anarkis, saling dorong dan egois. lalu saat saya tanya kenapa tidak dibagi langsung ke rumah pake kupon ? orang kaya menjawab sudah dibagi pake kupon, yang tidak terima kupon marah dan malah mengerubuti rumah. saat saya tanya kenapa tidak dibagi langsung dari pintu ke pintu ? orang kaya menjawab, baru keluar rumah barang yang akan dibawa sudah dijarah rame-rame. Mungkin sebaiknya pak anas tawarkan solusi ?See More

      4 hours ago · LikeUnlike · 1 personLoading... ·

    •  

      Mizter Anas Ayahara solusi: salurkan ke amil zakat nasional, skrg sdh banyak amil zakat nasional, contoh yg prtama n sdh trbukti kelihatan kerjanya: dompet dhuafa sdh mbuat rs.gratis, skolah gratis, institut kemandirian gratis utk duafa. Jd klu zakatnya puluhan juta sd milyaran sbaiknya bayar ke amil z, nas. Lalu minta bantuan amil tsb yg mnyalurkan ke saudara2 yg miskin n org2 dekat. Trakhir org2 jauh

      3 hours ago · LikeUnlike · 2 peopleLoading... ·

    •  

      Rudi Wahyudi

      Mizter : pak anas, biasanya orang kaya menyalurkan bukan hanya satu tempat pak. ke LAZ iya, ke lembaga agama seperti pesantren dan masjid iya atau panti asuhan juga iya, menganggarkan untuk proposal2 juga iya, pembangunan jalan juga iya dan... jangan lupa mereka juga menganggarkan untuk orang miskin sekitar desa atau kecamatan juga iya, karena LAZ daya jangkaunya juga terbatas. tidak pernah ada orang kaya menganggarkan satu pos saja LAZ misalnya, karena akan selalu ada permintaan sumbangan spontan, dan orang kaya pun ingin hidup rukun dengan warga sekitar karena itu selalu ada pos anggaran untuk sumbangan langsungSee More

      2 hours ago · LikeUnlike ·

    •  

      Rudi Wahyudi tapi saya banyak melihat yang bikin anarkis adalah para tamu tak diundang, pengemis profesional yang selalu � mencium � info pembakian sedekah, mereka liar dan anarkis, sekaligus provokatif. mungkin melihat dari banyak sudut lebih membuat kita bijak

      2 hours ago · LikeUnlike ·

    •  

      Mizter Anas Ayahara

      @Rudi, kembali ke topik utama status "byr zakat jangan mngundang kesan sambil pamer", sy hanya menyoroti persoalan teknis saja. coba anda cek lagi copasan reply ini

       

      "Lalu minta bantuan amil tsb yg mnyalurkan ke saudara2 yg miskin n org2 de...kat. Trakhir org2 jauh"

       

      "saudara2" itu maksudnya saudara2 kandungnya, keponakan2nya si orang kaya yg ditakdirkan miskin wlpun punya saudara kayajadi,jangankan tetangga bahkan saudara2nya sendiri bila miskin jgn sampai terlupa dibagi zakat juga bisa lewat amil (amil siap bantu),

       

      Kesimpulan
    • BUATLAH TEKNIK/CARA" Yang jangan sampai timbul kesan pamer dan membuat "parade kemiskinan" (pinjam istilah pakar ekonomi syariah Muhammad Syafii Antonio). "parade kemiskinan" antrian berdesakan yg bisa menimbulkan kematian, membuat sedih dan memalukan ummat Islam

       

      NB:dampak positif bila amil yg menyalurkan zakat mal pada saudara, bila sang saudara punya sifat malu meminta maka si amil bisa dipesan agar tak memberi tahu siapa pengirim zakat

       

      atau bila si saudara yg penerima itu tidak malu maka si amil bisa dipesan agar memberi tahu ini zakat dari saudaranya.

       

      soal teknis si amil, pilihlah amil yg sudah ali dan berpengalaman dalmbidang ilmu dan praktek/teknis
    •  

Bunglon

 "ya sudahlah aku diam saja atau ikut yang terbanyak atau terserah dah"  PADAHAL Setiap pilihan tindakan, sikap dan perkataan bisa berakibat di dunia dan akhirat.

 

Mustahil manusia akan memiliki prinsip hidup, bila dia tidak memiliki kekuatan menyaring membedakan mana yang baik dan mana yang buruk. mustahil bila bergaya Hidup bagai bunglon, suka ikut suara terbanyak tanpa ilmu, dan klik juga berkerumun tanpa ilmu.

 

Walaupun Sifat Ikut ikutan adalah sifat alami manusia, namun ikutlah dengan ilmu, ilmu yang bersumber dari AlFurqan (Al Quran) , sebagai pembeda pemisah penyaring hal yang baik dan buruk

 

AlQuran sebagai Al-Furqan /pembeda (pemisah/penyaring)

شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِيأُنْزِلَ فِيهِ الْقُرْآنُ هُدًى لِلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِنَ الْهُدَىوَالْفُرْقَانِ

"Bulan Ramadan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Qur’an sebagaipetunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu danpembeda (antara yang hak dan yang batil)"

(QS Al-Baqarah 185).

 

Orang yang rajin membaca mengamalkan Al-Qur�an akan mendapat quwwatul-furqan (kekuatan membedakan) antara benar dan salah, halal dan haram, Kekuatan Furqan itu SANGAT penting karena saat ini begitu banyak berita dan keadaan  yang membingungkan, seperti.

  • Ada dukun menggunakan ayat-ayat AlQuran sebagai kedok menutupi mantra yang terselip di dalamnya,
  • ada dukun memasang penampilan gelar ustad berpakaian gamis dan baju koko sebagai topeng tipuan penampilan.
  • Ustad A bilang begini, ustad B bilang begitu

Bila manusia tak mempunyai furqan yang kuat, maka akan terombang-ambing, karena tak mampu membedakan mana sebenarnya yang baik dan mana sebenarnya yang buruk.

 

Lalu ada orang yang  bersikap seperti bunglon "ya sudahlah aku , diam saja atau ikut yang terbanyak"

PADAHAL

Setiap pilihan tindakan, sikap dan perkataan bisa berakibat di dunia dan akhirat. Janganlah kalian seperti bunglon, Bila manusia banyak melakukan kebaikan maka kamu berlaku baik, KARENA ADA sabda nabi:

 

"Janganlah kalian seperti bunglon.

 

Bila manusia banyak melakukan kebaikan maka kamu berlaku baik.

Bila manusia banyak berbuat kejahatan kamu ikut pula berbuat jahat.

 

Akan tetapi genggam eratlah jiwa-jiwa kalian.

Bila manusia banyak berbuat baik maka berbuat baiklah bersama mereka.

Namun bila banyak manusia berbuat jahat, maka tinggalkanlah kejahatan mereka itu."

(Tirmidzi 7/290)

 

Kesimpulan agar terhindar dari gejala  "Bunglon":

  • Rajin membaca AlQuran beserta terjemahan bahkan tafsirnya
  • Rajin menghadiri majelis Ilmu (taklim)
  • Bersahabat dengan orang shalih

Membongkar Rahasia Kemuliaan Perempuan

Penyebabnya dari suami atau istri?, Selamat menikmati bacaan ini…:
Suami dan anak merasa bahagia bila pulang ke rumah yang rapi dan bersih. Sehingga Rasa lelah  langsung hilang begitu mendapat sambutan senyuman manis, kata-kata sopan, apalagi bila mendapat minuman dari wanita shalihah di rumah.
 
Itulah Salah satu sikap Perempuan shalihah ialah pelayanan sesuai kemampuan.
Zaman sekarang, masih banyak istri cu-ex, ngobrol dengan tetangga ketika suami atau anak pulang ke rumah, dengan dalih lupa dan nggak zamannya menyambut kedatangan suami dan anak, lalu membiarkan suaminya ikut mengurus urusan rumah.
Padahal, menurut hadits Nabi, Perempuan yang menyibukkan diri dalam pelayanan malah mendapat kemuliaan, bukan sebuah kehinaan.
 
Pada Zaman Nabi
Pelayanan di Rumah telah dilakukan oleh wanita-wanita mulia seperti yang dilakukan oleh:
·        Fathimah binti Muhammad Shallallahu ‘alaihi wasalam (SAW)
di rumah suaminya, Ali bin Abi Thalib RA, Fathimah menggiling gandum sampai kedua tangannya lecet. Ketika Fathimah datang ke tempat ayahnya untuk meminta seorang pembantu, sang ayah yang mulia memberikan bimbingan kepadanya:

أَلاَ أَدُلُّكُماَ عَلَى ماَ هُوَ خَيْرٌ لَكُماَ مِنْ خاَدِمٍ؟ إِذَا أَوَيْتُماَ إِلَى فِرَاشِكُماَ أَوْ أَخَذْتُماَ مَضاَجِعَكُماَ فَكَبَّرَا أًَرْبَعاً وَثَلاَثِيْنَ وَسَبَّحاَ ثَلاَثاً وَثَلاَثِيْنَ وَحَمِّدَا ثَلاَثاً وَثَلاثِيْنَ، فَهَذَا خَيْرٌ لَكُماَ مِنْ خاَدِمٍ

“Maukah aku tunjukkan kepada kalian berdua apa yang lebih baik bagi kalian daripada seorang pembantu? Apabila kalian mendatangi tempat tidur kalian atau ingin berbaring, bacalah Allahu Akbar 34 kali, Subhanallah 33 kali, dan Alhamdulillah 33 kali. Ini lebih baik bagi kalian daripada seorang pembantu.”
(HR Bukhari Muslim).
·        Asma’bintu Abi Bakar ash-Shiddiq Radhiallahu ‘anhuma (RA)
istrinya Az-Zubair ibnul Awwam RA.:
Asma’ mengurusi hewan tunggangan suaminya, memberi makan dan minum kudanya, menjahit dan menambal embernya, serta membuat adonan tepung untuk membuat kue. Ia juga yang menjinjing biji-bijian dari tanah milik suaminya, sementara jarak tempat tinggalnya dengan tanah tersebut sekitar 2/3 farsakh.
(HR Bukhari Muslim).
Kemuliaan perempuan shalihah di atas, tidak berkurang hanya karena pelayanan pada pada suaminya. Justru  pelayanan itulah yang menambah kemuliaan seorang perempuan.
 
Peran Suami Juga
Jangan Mentang-mentang, Suami tidak boleh membebani istri, suami wajib tahu kemampuan istri, sehingga istri bekerja melakukan pelayanan di rumah dengan senang hati, tanpa ada perasaan terbebani. Syaratnya, Suami harus rajin menularkan istri dengan ilmu dan amal.
Suami wajib tahu ilmunya mencontoh Rasulullah SAW sebagai teladan suami yang terbaik. Di tengah kesibukan dakwah, beliau membantu keluarganya, beliau mengerjakan apa yang bisa dikerjakan untuk dirinya sendiri tanpa membebankan kepada istri,
 
Al-Aswad bin Yazid pernah bertanya kepada Istri Nabi, Aisyah RA
ماَ كاَنَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَصْنَعُ فِي الْبَيْتِ؟ قاَلَتْ: كاَنَ يَكُوْنُ فِيْ مِهْنَةِ أَهْلِهِ –تَعْنِي خِدْمَةَ أَهْلِهِ- فَإِذَا حَضَرَتِ الصَّلاَةُ خَرَجَ إِلَى الصَّلاَةِ
“Apa yang biasa dilakukan Nabi SAW di dalam rumah?”

Aisyah RA menjawab: ‘Beliau biasa membantu pekerjaan istrinya. Bila tiba waktu shalat, beliau pun keluar untuk mengerjakan shalat.”

(Riwayat Bukhari).
Dan juga

“Beliau mengerjakan apa yang biasa dikerjakan salah seorang kalian di rumahnya.
Beliau
menambal sandalnya,
menambal bajunya, dan
menjahitnya
.”
(Riwayat Al-Bukhari)
 
“Beliau manusia biasa. Beliau menambal pakaiannya dan memeras susu kambingnya”. (Riwayat Al-Bukhari )
Sebuah kerjasama yang baik antara suami dan istri akan mendatangkan kebahagiaan, keindahan dan tauladan seperti yang dikatakan Nabi
“Ingatlah, sebaik baik kalian ialah orang yang paling baik memperlakukan istri-istrinya. Dan akulah orang yang paling baik memberi perlakuan kepada istri istriku.”
Kesimpulan
Suami memperlakukan istri dengan kebaikan dan ilmu, maka otomatis Istri juga akan melakukan pelayanan kebaikan di rumah, sesuai sejarah dan hadits di atas.
 
Mudah-mudahan kita bisa mencontoh Keluarga Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wasalam agar kita mempunyai rumah Baiti Jannati, rumahku surgaku,
 
Aamiin…………….

Kesaksian Pemilik Jaka Taaruf

3:29pmMuhammad
assalamu alaikum, buku jaka taaruf belum sempat kubaca karena kemarin dibaca temanku
3:29pm Mister:
walaikumsalam
gpp , baca buku harus santai
3:29pmMuhammad
liat dia mbaca ketawa sendiri
jadi tertarik juga pi belum sempat
3:30pm Mister:
knapa dia
3:31pmMuhammad
ketawa2
katanya critanya lucu
:):)
3:33pm Mister:
alhamdulillah menghibur, n mudah2 sisipan terjemah ayat2 dan haditsnya bisa sampai n diamalkan
3:35pmMuhammad
Amiin
trima kasih
3:36pm Mister:
mhn izin chat ini dipublish,klu keberatan nama anda disamarkan, bgmn?
3:36pmMuhammad
silakan...
BTW Mr.. lulusan UI jurusan sastra ya?
3:38pm Mister:
pakai nama asli aja ya? bukan sastra tapi mipa, dpt pelatijan nulis di FLP (forum lnkar pena) n mhn doa buku sy agar dijawab oleh pnerbit di bandung apakh dicetak atau tidak
boleh..
MIPA ke Sastra
subhnallah
buku apalagi itu?
3:46pm Mister:
nulis stiap hari dg dasar n landasan atau argumen
ayat n hadits yg shahih
buku jaka taaruf dan buku dakwah tanpa ceramah rumah cahaya
3:49pmMuhammad
BAGUS.. insya Allah kalo memang banyak peminat akan dimudahkan
Amiin
3:51pm Mister:
Aamiin..ya Allah ya Wahab, Ya Razaq,
syukran atas doanya
 
 

Penyanyi Putri dan Harumnya Surga

Ada orang tua bangga anak putrinya tiba-tiba terkenal atau bangga putrinya jadi penyanyi. kebanggaan semu dan menipu, Apakah orang tua pada lupa, setiap hari disuguhi tontonan neraka penderitaan yang di alami penyanyi putri? SEPERTI jadi potensi ajang perselingkuhan, dicolek penonton, direndahkan pada acara lawak dan sinetron,  belum lagi ancaman di akhirat bila tak sempat bertobat

So, Buat apa bangga punya putri jadi penyanyi. Masuk dunia hiburan yang memaksanya berlenggak lenggok.

Kata nabi: wanita tidak akan mencium wangi  harumnya surga bila berlenggak lenggok di depan umum

Wanta yang suka telanjang pamer aurat di luar rumah itu tidak akan bahagia di dunia, bila tidak segera bertobat maka di akhirat lebih menderita

"Ada dua golongan dari penghuni neraka yang Aku tidak sampai melihat mereka yaitu suatu kaum yang menyandang pecut seperti ekor sapi (yang) dipakai untuk memukuli orang-orang dan wanita-wanita

  • berpakaian mini,
  • telanjang.
  • Mereka melenggang bergoyang.
  • Rambutnya ibarat punuk unta yang miring.


Mereka tidak akan masuk surga atau mencium harumnya surga yang sebenarnya dapat dirasakan dari jarak sekian sekian."
(HR. Muslim)

Adab Tawar Menawar

Kadang ada pembeli yang cuma iseng menawar tanpa niat membeli, sangat membuat sakit hati penjual, misal ada kaos berharga 100 ribu (sekedar contoh), lalu pembeli menawar jadi 50rb.

"Bagaimana kalau 50rb" kata pembeli

"70 ribu ..." kata penjual

"Ah 50 ribu aja deh" kata pembeli

"iya deh 50rb" Jawab penjual

"eh nggak jadi deh" Kata pembeli, membatalkan

 

Saat membeli sering terjadi tawar menawar, adapun adab saat tawar menawar :

1. Niat Membeli (bila tidak niat membeli jangan menawar dan membatalkan kesepakatan harga)

tindakan membatalkan kesepakatan itu kurang beradab, mengecewakan dan bisa menyakiti hati penjual, padahal si sudah sepakat (deal 50rb) walaupun untungnya jadi nggak seberapa, karena penjual sudah capek capek nego, ngabisin waktu, rugi keuangan malah  ditambah rugi kekesalan karena pembeli bertindak hanya main-main dan menipu kesepakatan.

2. Bila Sudah Deal/OK Harus Beli, agar penjual tidak kecewa/sakit hati

3. Jangan Menawr barang yang sedang ditawar orang

Jangan kamu saling dengki dan iri dan jangan pula mengungkit keburukan orang lain. Jangan saling benci dan jangan saling bermusuhan serta jangan saling menawar  lebih tinggi atas penawaran yang lain. Jadilah hamba-hamba Allah yang bersaudara. Seorang muslim adalah saudara muslim lainnya dengan tidak menzhaliminya, tidak mengecewakannya, tidak membohonginya dan tidak merendahkannya. Letak takwa ada di sini (Nabi Saw menunjuk ke dada beliau sampai diulang tiga kali). Seorang patut dinilai buruk bila merendahkan saudaranya yang muslim. Seorang muslim haram menumpahkan darah, merampas harta, dan menodai kehormatan muslim lainnya. (HR. Muslim)

4. Penjual Jangan terlalu memuji dagangannya

Pembeli jangan Mencela dagangan

Dari Abu Hurairah Radliyallaahu ’anhu bahwa Rasulullah Shallallaahu ’alaihi wa Sallam bersabda: "Janganlah kalian saling hasut, saling najsy (memuji barang dagangan secara berlebihan), saling benci, saling berpaling, dan janganlah sebagian di antara kalian berjual beli kepada orang yang sedang berjual beli dengan sebagian yang lain,

dan jadilah kalian hamba-hamba Allah yang bersaudara. Muslim adalah saudara muslim lainnya, ia tidak menganiaya, tidak mengecewakannya, dan tidak menghinanya. Takwa itu ada disini -beliau menunjuk ke dadanya tiga kali-

Sudah termasuk kejahatan seseorang bila ia menghina saudaranya yang muslim. ...." Riwayat Muslim.
 

 

Dalil Jual Beli lainnya:

Apabila terjadi perselisihan antara penjual dan pembeli maka keputusan ada di tangan penjual. Apakah pembeli menyetujuinya atau jual-beli batal. (HR. Abu Hanifah)

Pedagang yang jujur amanatnya kelak di hari kiamat bersama-sama para nabi, shiddiqin dan para shuhada. (HR. Tirmidzi dan Ibnu Majah)

Allah memberkahi penjualan yang mudah, pembelian yang mudah, pembayaran yang mudah dan penagihan yang mudah. (HR. Ath-Thahawi)

LOWONGAN Wanita Shalihah

Dibutuhkan Banyak Wanita untuk mengisi POSISI yang masih banyak kosong dan semua  wanita di seluruh dunia ditawarkan untuk mengisi  posisi itu, YANG menawarkan upah tertinggi

Posisi Wanita Shalihah (Kode WS)
 
Dengan persyaratan
·        Taat Pada Allah SWT dan Taat Pada RasulNYA
·        Berbakti kepada Ibu dan Ayahnya
·        Taat pada Suaminya
·        Suka Menyayangi, Menenangkan, mendidik Anak-anak
·        Penampilan Menentramkan Suami
·        Suka menuntut Ilmu
·        Suka saling menasehati dalam kebenaran dan kesabaran
·        Tidak suka Gosip
·        Tidak suka pamer kemewahan
 
Akhir-akhir ini makin banyak wanita "mencaplok" ladang rejeki (profesi) laki-laki. Akibatnya, tugas utama sebagai wanita shalihah sedikit demi sedikit menghilang. Dampak buruknya, makin banyak oknum wanita yang merasa “hebat”, sehingga dengan mudahnya mengabaikan anak, meminta cerai dan mengganti suami yang baik dengan suami yang buruk.
 
Para Oknum wanita itu menganggap sebagai emansipasi. Ketika ditanya apa makna emansipasi sebenarnya? mungkin jawaban mereka. "Wanita bisa jadi tukang becak, tukang bangunan, pilot, supir dan berbagai ladang profesi laki-laki".
 
Para wanita itu berfikir bisa membahagiakan keluarga dengan uang yang didapat dari menjadi wanita karir yang menghabiskan waktu di jalan dan diluar rumah. Padahal sudah banyak kejadian dengan meninggalkan anak kepada pembantu, berakibat keluarga malah menjadi berantakan, karena anak tidak sayang pada ibunya, suami dan anaknya malah lebih sayang pada pembantu.
 
Tontonan TV telah “meng-kuliahi” para ibu lewat sinetron dan infotainmen agar menjadi wanita karir, dan kantoran. Tontonan tersebut mengacaukan pikiran wanita sehingga wanita menjadi bingung mana yang tugas kewajiban dan mana yang sekedar sampingan.
 
Untuk wanita tidak suka pada Tontonan TV, dan lebih suka pada Tuntunan nabi, lewat nasehat para Ustadzah dan Ustadz maka para wanita akan paham kemuliaan dirinya sebagai wanita, cek pesan nabi: Rasulullah SAW bersabda,
 
Tidaklah yang menghormati wanita-wanita kecuali orang-orang mulia.
Dan tidaklah yang menghinakan wanita kecuali orang yang hina pula.”  
(Riwayat Ibnu Asakir).
 
Contoh nyata sudah terjadi kini dan nanti:
Banyak Wanita yang berambisi menguasai harta dunia dengan mengikuti lomba kecantikan. Wanita menganggap dirinya dimuliakan disanjung-sanjung sebagai wanita tercantik di dunia, padahal tanpa mereka sadari dirinya sedang dihinakan, mereka diperintah untuk membuka auratnya, berpose memamerkan kulit dan keindahan tubuhnya.
 
Setelah itu bila wanita itu tak bertobat dan wanita itu makin terkenal maka makin menderita, karena mereka selalu menjadi objek penderita yang hina, berantakan keluarganya dan hilanglah rasa bahagia walau bergelimang harta.
 
Itulah bukti kebenaran pesan nabi:
 
“Akan tiba satu jaman atas manusia dimana perhatian mereka hanya tertuju pada urusan perut dan kehormatan mereka hanya benda semata-mata. Kiblat mereka hanya urusan wanita (seks) dan agama mereka adalah harta mas dan perak. …”
(HR. Ad-Dailami)
 
Wanta yang suka telanjang pamer aurat di luar rumah itu tidak akan bahagia di dunia, bila tidak segera bertobat maka di akhirat lebih menderita
 
Ada dua golongan dari penghuni neraka yang Aku tidak sampai melihat mereka yaitu suatu kaum yang menyandang pecut seperti ekor sapi (yang) dipakai untuk memukuli orang-orang dan wanita-wanita
berpakaian mini,
telanjang.
Mereka melenggang bergoyang.
Rambutnya ibarat punuk unta yang miring.
 
Mereka tidak akan masuk surga atau mencium harumnya surga yang sebenarnya dapat dirasakan dari jarak sekian sekian.
(HR. Muslim)
 
 
 
 
Godaan Bagi Laki laki
Bagi laki laki wanita yang suka pamer aurat adalah fitnah / godaan: Raulullah SAW berpesan:
“Setelah kepergianku tidaklah aku tinggalkan fitnah yang lebih berbahaya bagi laki-laki melebihi wanita.”(Riwayat Mutafaqun’alaihi).
 
Rasulullah SAW juga bersabda:
 
“Takutlah kalian dengan fitnah dunia dan fitnah wanita. Sesunguhnya permulaan fitnah terthadap Bani Israil terjadi dari arah wanita.”(Riwayat Muslim).
 
Anehnya lagi ada orang-orang yang mau menjadikan wanita yang suka pamer aurat sebagai pimpinan sebuah kaum. Apalagi wanita itu sudah menjadi fitnah bagi laki-laki dengan pamer auratnya.
 
Sabda Nabi
Tidak akan sukses suatu kaum yang mengangkat seorang wanita sebagai pemimpin. (HR. Bukhari)
 
Yaa Allah, Yaa Rahman, Mudah-mudah makin banyak wanita shalihah yang taat pada MU… agar bangsa ini kuat, damai, aman dan bahagia.
Yaa Allah, Yaa Rahim… jadikanlah wanita-wanita di keluarga kami pembaca website ini sebagai wanita-wanita shalihah..
Aamiin….
 
 
 
 
 


 

[Adab] Komen sih Komen

Kadang ada grup/diskusi yg isinya saling perang komen, saling tuduh, ejek, dan mencari menang bicara, akhirnya komentar2 mereka menjadi tidak enak dibaca. Kayaknya perlu juga kita berbagi informasi mengenai adab sopan santun komen-mengkomen.

1.Hindari Komen Lebay Kata-kata dan Komen Dusta

Hindari Komen yang terlalu berlebihan jumlah kata-kata dan berlebihan makna.
"Sesungguhnya orang yang paling aku benci dan paling jauh jaraknya dariku pada hari Kiamat adalah para penceloteh lagi banyak bicara." (Riwayat at-Tirmidzi) .

"Sesungguhnya kejujuran itu mendatangkan kebaikan, dan kebaikan itu akan berujung kepada surga. Dan orang yang senantiasa berbuat jujur niscaya tercatat sebagai orang jujur.

Dan sesungguhnya kebohongan itu mendatangkan kejelekan, dan kejelekan itu hanya berujung kepada neraka. Dan orang yang suka berbohong niscaya tercatat di sisi Allah sebagai seorang pendusta." (Riwayat al-Bukhari).

2. Hindari Komen OOT (diluar topik/tema)

Kadang ada orang nggak ngerti masalah ikutan komen, sekalinya komen nggak nyambung dengan topik pembicaraan.

Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam (SAW) bersabda, "Barang siapa mengaku beriman kepada Allah dan hari Pembalasan hendaknya ia berkata yang baik atau memilih diam." (Riwayat al-Bukhari).

3. Hindari Mengejek / Panggilan Jelek

"Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah suatu kaum mengolok-olok kaum yang lain, (karena) boleh jadi mereka (yang diperolok-olok) itu lebih baik dari mereka (yang mengolok-olok) .

Dan jangan pula perempuan-perempuan (mengolok-olok) perempuan yang lain. Karena boleh jadi perempuan (yang diperolok-olok) itu lebih baik dari perempuan (yang mengolok-olok) itu.

Janganlah kamu saling mencela satu sama lain. Dan janganlah kamu saling memanggil dengan gelar-gelar yang buruk. Seburuk-buruk panggilan adalah (panggilan) yang buruk (fasik) setelah beriman. Dan barang siapa yang tak bertobat maka mereka itulah orang-orang yang zalim." (al-Hujurat [49]: 11).


4. Hindari Komen Gosip

"…Dan janganlah ada di antara kamu yang menggunjing sebagian yang lain. Apakah ada di antara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Tentu kamu merasa jijik. Dan bertakwalah kepada Allah. Sungguh Allah Maha Penerima tobat lagi Maha Penyayang."
(al-Hujurat [49]: 12).

5. Hindari Komen Debat

"Aku menjamin sebuah istana di halaman surga bagi mereka yang meninggalkan perdebatan meskipun ia berhak untuk itu." (Riwayat Abu Daud, dishahihkan oleh al-Albani).


*****
Dalil lainnya:
Diriwayatkan dari ‘Aisyah r.a., ia berkata, “Rasulullah saw. bersabda,

‘Orang yang paling dibenci Allah adalah orang yang paling keras penantangnya lagi lihai bersilat lidah’.” (HR Bukhari [2457] dan Muslim [2668]).

Diriwayatkan dari Abu Umamah r.a., ia berkata: “Rasulullah saw .bersabda,

“Tidaklah sesat suatu kaum setelah mendapat petunjuk kecuali karena mereka gemar berdebat. Kemudian Rasulullah saw. membacakan ayat, “Mereka tidak memberikan perumpamaan itu kepadamu melainkan dengan maksud membantah saja, sebenarnya mereka adalah kaum yang suka bertengkar.” (Az-Zukhruf: 58).” (Hasan, HR Tirmidzi [3253], Ibnu Majah [48], Ahmad [V/252-256], dan Hakim [II/447-448]).

Diriwayatkan dari Abu Ustman an-Nahdi, dalam sebuah hadist lain, ia berkata,

“Aku duduk di bawah mimbar Umar, saat itu beliau sedang menyampaikan khutbah kepada manusia. Ia berkata dalam khutbahnya, Aku mendengar Rasulullah saw. bersabda, ‘Sesungguhnya, perkara yang sangat aku takutkan atas ummat ini adalah orang munafik yang lihai bersilat lidah’.” [HR Ahmad]

*******


Agar Tenang Tanpa Utang

Utang-piutang memang tidak haram.Semaksimal mungkin jangan sampai ngutang, atau memberi utang pada orang yang memang hoby ngutang tanpa alasan darurat/terpaksa,  bahkan  Soal mengutang kita dianjurkan berdoa agar tidak sampai berhutang doanya:


”Allahumma innie a’udzubika minal maktsami wal maghrami.
”Ya Allah, aku berlindung padamu dari dosa dan utang”.

Lalu ada orang yang berkata kepada beliau,”berapa sering engkau wahai Rasulullah berdo’a berlindung (kepada Allah) dari utang?” beliau menjawab,”sesungguhnya seseorang itu jika berutang, dia berbicara lalu berdusta, dia berjanji lalu mengingkari.”
Sehingga Utang juga kadang membuat orang terpaksa untuk berbuat dusta dan ingkar janji, seperti hadits di atas.


(HR. Bukhari dari Urwah berikut ini, bahwa ‘Aisyah ra. memberitahunya bahwa Rasulullah saw yg selalu berdo’a dalam shalatnya doa tersebut di atas.

Rasulullah saja berdoa demikian, Kenapa demikian? Karena utang itu bisa membuat seseorang tidak tenang. siang malam mikirin utang. takut ditagih padahal blum ada uang.

Utang itu membuat sedih di malam hari dan hina di siang hari,
“Hammun billaili wa madzallatun binnahaari” (AL HAdits)

Lalu Utang membuat orang berhutang kena resiko tidak bisa melunasi utang-utangnya hingga ia mati, utang menjadi penghalang untuk masuk surga, walaupun ia mati dalam keadaan syahid. Sabda nabi:

“Semua dosa itu diampuni bagi orang yang mati syahid kecuali utang.”

“Mati di jalan Allah itu menebus segala sesuatu (dosa-dosa) selain utang.” (HR. Muslim).

Kesimpulan:
1. Semaksimal mungkin kita Hindari utang (kecuali sangat terpaksa, soal nyawa dan darurat), kalau masih bisa ada barang yg bisa dijual atau masih bisa wirausaha, maka usahakan tidak berhutang

2. Kalaupun terpaksa berhutang karena darurat, maka harus ada niat kuat Untuk Membayar utang

Niat untuk membayar utang, maka Allah akan menolong dalam melunasi utang tersebut. Begitu pula sebaliknya, apa bila ada yang berniat untuk tidak melunasi utang tersebut, maka ancaman Allah sangat berat.”Barangsiapa mengambil (berutang) orang sedang dia berniat untuk melunasinya, niscaya Allah akan (membantu) melunasi bagi pihaknya. Dan barangsiapa mengambilnya (mengutangnya) dengan niat merusaknya (mengemplangnya), niscaya Allah akan membinasakannya.” (HR. Al-Bukhari, dari Abi Hurairah)

3. Menulis Utang-Piutang dan Ada Dua Saksi
Dalil ada di surat Al-Baqarah, 282, yang membahas secara terperinci tentang utang-piutang dan bisnis. rincian ayatnya jadi klik aja

http://ayahara.cybermq.com/post/detail/10773/ayat-untuk-penulis-dan-pebisnis



4. Melunasi Pada Waktu yang dijanjikan
”Penangguhan orang kaya (dalam pembayaran utangnya) itu adalah kedzaliman.” (HR. Bukhari dan Muslim).

5. Bila Si Pemberi Hutang Wafat Duluan Sedekahkan Atas Namanya

”Jika seseorang meninggal sedang ia mempunyai piutang dan ahli warisnya tidak diketahui, maka hendaknya piutang tersebut dijadikan fi sabilillah. Jika ia seorang muslim dan tidak diketahui ahli warisnya, maka hendaknya piutang itu disedekahkan.” (HR Ibnu Abi Syaibah).

mari kita berdoa agar terhindar dari hutang
”Allahumma innie a’udzubika minal maktsami wal maghrami.”
Ya Allah, aku berlindung padamu dari dosa dan utang.
(HR. Bukhari)

TV Vs Bagai Ngobrol di Surga

TV indonesia banyak mengumbar aurat, hp camera digunakan untuk merekam adegan zina, mulai dari foto pacaran, pegangan, pelukan sampai merekam video mesum.

Di tangan orang norak yang baru punya hape dan orang lemah iman, maka Dua benda itu ternyata bisa mengganggu kebahagiaan pribadi bahkan merusak moral bangsa.

Bahagia Menghindari TV dan HP Camera

turnoffyourtv.com mengatakan orang yang kecanduan tv cendrung pasif (dalam kondisi alfa), kondiri tidak siap untuk berfikir sehingga orang itu cendrung pemarah, apalagi bila ada gangguan saat menonton TV, tiada rasa bahagia dalam diri si pemarah

HP Camera juga membuat orang asyik memotret, lalu tidak mau diganggu saat memandang foto/video itu. Bahkan marah bila disapa. kalau sudah begitu maka Hilanglah rasa bahagia.

Lalu bahagimana Cara Merekayasa Bahagia?

Matikan TV, jauhi HP. begitu kedua hal itu dilakukan, maka secara alami manusia akan Menggantinya dengan kegiatan lain seperti canda dan ngobrol (bercakap-cakap)

Bercakap tidak sama dengan bicara, orang bicara, bisa hanya satu arah tanpa respon yang baik dari lawan bicaranya, berbeda dengan ngobrol (chating) membicarakan hal-hal yg baik. Ngobrol seperti itu menjadi kegiatan yang menyenangkan. Di surga nanti penghuninya akan berinteraksi dengan bidadari/bidadara yang siap dan suka bercakap cakap (QS 37:48-50)

Di sisi mereka ada bidadari-bidadari yang tidak liar pandangannya dan jelita matanya, وَعِنْدَهُمْ قَاصِرَاتُ الطَّرْفِ عِينٌ 48
seakan-akan mereka adalah telur (burung unta) yang tersimpan dengan baik.
كَأَنَّهُنَّ بَيْضٌ مَكْنُونٌ 49
Lalu sebahagian mereka menghadap kepada sebahagian yang lain sambil bercakap-cakap. فَأَقْبَلَ بَعْضُهُمْ عَلَى بَعْضٍ يَتَسَاءَلُونَ 50


Kesimpulan
Bila HP Camera itu penting, maka gunakan untuk kepentingan produktif, bukan cuma untuk kepentingan ujub wa narsis.

Bila ada TV yang menyiarkan acara penting seperti ilmu, berita dan motivasi, maka buatlah jadwal nonton tv jadi Walaupun manusia belum mati n belum masuk surga, tapi bisa Ngobrol bagaikan di surga dunia, lalu kenapa manusia sibuk nonton TV dan main HP Camera? Yang ujungnya bisa merusak dan menghilangkan rasa bahagia?

Sahabat Sejati Vs Latah Sejati

Sahabatmu adalah yang berani menasehatimu,
Bahkah nasehatnya bisa meneteskan air matamu,
 
bukan yang hanya membuatmu tertawa,
hanya karena canda-candanya
 
sahabat akan saling menasehati, melengkapi, membantu  menjalin persahatan hingga akhirat nanti. 
teman bisa dicari dalam sehari saja,
namun persahabatan tak cukup dibangun hanya sekian tahun saja,
 
“Sejuta sahabat masih terlalu sedikit, sedangkan satu musuh sudah terlalu banyak," demikian kata pepatah.

Sahabat Sejati

Memilikinya adalah impian semua orang. Islam memiliki �rambu-rambu� yang jelas dalam memaknai sahabat, ialah sahabat yang membantu dalam kebaikan.

“Dan saling membantulah kalian dalam hal kebaikkan, dan janganlah kalian saling membantu dalam hal keburukkan. “ (Firman Allah: Al-Ma�idah: 2).
 
 
 
Latah Sejati
Maka dari itu, kita jangan sampai kita tertipu, dengan alasan sahabat, kitapun rela ikut-ikutan, sekalipun dalam kelalaian dan kesia-siaan. Bila itu terjadi, maka kita telah berbuat kedzaliman pada sahabat, orang lain, dan pastinya, terhadap diri kita sendiri.
 
Contoh:
Menonton Piala dunia memang ngga dilarang, tapi kita jgn asal latah/ikut2an dukung mndukung pada acara, yg disponsori oleh sponsor  utamanya yaitu produsen2 besar yang terkenal persentase keuntungannya utk mendukung penjajah, pnjajah yg meracunarsen saudara2 kita?   
 
Mengapa kita tidak boleh asal ikut-ikutan? Karena Allah berfirman
Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, ..semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya.

وَلا تَقْفُ مَا لَيْسَ لَكَ بِهِ عِلْمٌ إِنَّ السَّمْعَ وَالْبَصَرَ وَالْفُؤَادَ كُلُّ أُولَئِكَ كَانَ عَنْهُ مَسْئُولا   QS 17:36

ada pula hadits Nabi, “Barang siapa yang menunjukkan kepada kebaikkan maka ia akan mendapatkan ganjaran setimpal dengan apa yang dilakukan oleh si pelaku”.

pemahaman dari hadits inipun bermakna:, mereka yang membantu kejelekkan, pun akan mendapatkan balasan yang setimpal.
 
Sahabat sampai Akhirat
Dan yang lebih penting lagi, sahabat menurut Islam, tidak hanya terbatas di dunia semata. Namun, Ia berlanjut di akhirat. Persahabatan yang baik, yang mengharap ridha Allah, akan mengundang  syafaat/pertolongan Allah di hari kiamat nanti.

Ada sabda Rosul yang menjelaskan bahwa kelak di akhirat:
“akan ada beberapa kelompok manusia yang akan mendapat naungan Allah dimana pada saat itu tidak ada naungan selain naungan-Nya, dan salah satu diantara mereka  adalah orang-orang yang bersahabat dan berpisah karena Allah.

“Teman-teman karib pada hari itu saling bermusuhan satu sama lain, kecuali mereka yang bertakwa.” (Az-Zuhruf: 67)
 “Dan (ingatlah) pada hari (ketika) orang-orang dzalim menggigit dua jarinya, (menyesali perbuatannya) seraya berkata, “Wahai! Sekiranya (dulu) aku mengambil jalan bersama Rosul (27) wahai! Celaka aku! Sekiranya aku (dulu) tidak menjadikan si fulan itu teman akrabku.” (Al-Furqan: 27-28).
 
Lalu, bagaimanakah ciri sahabat yang nanti di akhiratpun akan tetap menjadi sahabat sejati?

Dalam Al-Quran, Allah telah menggambarkan dengan JELASnya ciri ciri  yang patut kita dekati sebagai sahabat dekat. Allah juga telah menjamin, bahwa hanya merekalah orang-orang yang baik untuk dijadikan sahabat.

Firman-Nya, “Dan barangsiapa mentaati Allah dan Rosul-Nya (Muhammad), maka mereka itu akan bersama-sama dengan orang-orang yang diberi nikmat oleh Allah,
·        (yaitu) para nabi,
·        para pecinta kebenaran,
·        orang-orang yang mati syahid
·        dan orang-orang yang shaleh.
Mereka itulah teman yang sebaik-baiknya.” (Al-An�am: 69)

Bukti bahwa mereka sebagai pribadi-pribadi yang sholeh, tercermin pada perilaku mereka yang senantiasa menyeru manusia kepada kebaikkan dan mencegah dari kemungkaran. Dan ciri itu pula yang melekat pada sosok teman yang baik itu,
“Khaorul ash-haabi man yadulluka �alal khairi”
 (Sebaik-baik teman adalah yang menunjukkanmu kepada kebaikan).
Kesimpulan
Sahabat Sejati adalah sahabat yang mengingatkan kita ketika kita lalai, mencegah kita ketika kita terbawa arus ke lalaian.
Sahabatmu adalah yang berani menasehatimu,
Bahkah nasehatnya bisa meneteskan air matamu,
bukan yang hanya membuatmu tertawa karena canda-candamu
 
Yaa Allah, ku mohon pertemukan kami dengan para sahabat, yang senang mengajak kami mendekatkan diri kepadaMU, sehingga persahabatan itu mendapat kasihsayang/rahmatMU, yang kemudian menjadikan kami termasuk orang-orang yang mendapatkan naungan pada hari akhirat dimana tidak ada naungan, selain naunganMU yaa ALLAH. Aamiin…

Enyahkan Minta-Minta, Agar Tak Terhina

Hakekat kaya adalah yang mampu memberi, bukan mereka yang gemar menumpuk harta. Itulah karakter orang kaya



DI

Madura ada sebuah desa yang penduduknya bekerja sebagai peminta-minta. Yang cukup mengagetkan, rumah-rumah mereka sangat mewah dan berkelas.



Fenomena mental peminta-minta, juga berkembang ke berbagai aspek. Di zaman sekarang, kadar dan jenisnya sudah mulai ada modifikasi dan perubahan.



Tidak terlalu sulit bagi kita untuk menjelaskan kondisi yang terjadi di lapangan. Banyak pemandangan, bagaimana masyarakat berduyun-duyun dan dan saling berebut untuk memperoleh bagian masing-masing, walaupun harus saling adu sikut. Bahkan,  terkadang nyawa pun dijadikan taruhannya hanya untuk sebuah kupon.



Peristiwa yang menewaskan beberapa warga yang berdesak-desakan untuk mendapatkan uang sedekah salah satu dermawan di Jawa Timur, pada bulan puasa beberapa tahun lalu, adalah bukti nyata akan hal ini. Untuk memperoleh uang kurang lebih Rp. 30.000, mereka rela berdesak-desakkan, yang pada akhirnya nyawa pun hilang tak terelakkan.



Di akui atau tidak, budaya meminta-minta memang tengah menjangkiti sebagian dari kita. Predikat sebagai warga miskin sepertinya suatu kebanggaan yang diperebutkan, karena akan mendapat bantuan. Tidak sedikit orang akan mencak-mencak ketika dirinya tidak terdaftar sebagai gakin sebagai syarat untuk mendapatkan BLT, atau lain sebagainya.



Maka tidak mengherankan, ketika kita bepergian, terdapat di sana-sini pengamen, pengemis berseliweran. Belum selesai yang satu, sudah antri yang lain. Bahkan, di salah satu daerah di bumi pertiwi ini, terdapat satu desa yang menjadikan mengemis ataupun mengamen sebagai profesi hidup. Padahal, kalau kita perhatikan fisik dan anggota tubuh  mereka, terlihat masih kekar dan sehat, yang bisa dimanfaatkan untuk mengais rezeki dengan cara yang jauh lebih mulia, daripada meminta-minta. Dan yang membuat hati lebih sesak lagi, tidak semua mereka dalam keadaan futur sehingga mereka harus meminta-minta. Hal ini belum termasuk tingkah laku para pejabat yang tak jarang juga ’berteriak-teriak’ untuk menuntut kenaikkan gaji, perlengkapan fasilitas, dan seterusnya.



Potret buram kondisi sosial ini, tentu sangat memprihatinkan. Sebab, bagaimana mungkin, Indonesia yang termasyur dengan negeri yang syarat akan kesuburan tanahnya, penduduknya yang mayoritas muslim, justru ’bangga’ dengan menggantungkan hidup pada orang lain. Dan tentu saja, gaya hidup macam ini sangat bertentangan dengan ajaran yang telah disampaikan oleh Rasulullah. Islam mengajarkan konsep memberi, bukan meminta. ”Tangan di atas itu lebih baik daripada tangan di bawah,” demikianlah sabda Rasulullah, yang artinya kita diperintahkan untuk membumikan konsep memberi, bukan meminta-minta.



Ancaman Allah

Dalam hal penciptaan makhluk, Allah telah menjadikan mereka dengan berpasang-pasangan. Ada malam dan siang, pria dan wanita, jantan dan betina, dan begitu seterusnya, termasuk adanya si kaya dan si miskin. Terhadap mereka yang benar-benar terpuruk masalah ekonomi yang memaksa mereka harus meminta-minta, maka Islam memberi lampu hijau bagi mereka, dengan catatan tidak menjadikannya sebagai profesi hidup.



Diriwayatkan dari Sahabat Qabishah bin Mukhariq al-Hilali Radhiyallahu ‘anhu, ia berkata: Rasulullah

Shallallahu ‘alaihi wa sallam

bersabda:

“Wahai Qabiishah! Sesungguhnya meminta-minta itu tidak halal, kecuali bagi salah satu dari tiga orang: (1) seseorang yang menanggung hutang orang lain, ia boleh meminta-minta sampai ia melunasinya, kemudian berhenti, (2) seseorang yang ditimpa musibah yang menghabiskan hartanya, ia boleh meminta-minta sampai ia mendapatkan sandaran hidup, dan (3) seseorang yang ditimpa kesengsaraan hidup sehingga ada tiga orang yang berakal dari kaumnya mengatakan, ‘Si fulan telah ditimpa kesengsaraan hidup,’ ia boleh meminta-minta sampai mendapatkan sandaran hidup. Meminta-minta selain untuk ketiga hal itu, wahai Qabishah! Adalah haram, dan orang yang memakannya adalah memakan yang haram.”

Jelas sudah bahwa pada dasarnya hukum meminta-minta tanpa landasan udzur yang telah dijelaskan di atas, merupakan perbuatan yang dilarang. Meskipun demikian, jangan sampai, karena alasan kita masuk dalam salah satu dari ketiga kategori tersebut, dengan seenaknya kita jadikan sebagai hujjah untuk melegalkan meminta-minta sebagai profesi hidup. Ingat, bagaimanapun alasannya, hakekat meminta-minta adalah perilaku yang akan mencederai kehormatan diri. Sabda Rasulullah yang diriwayatkan dari Samurah bin Jundub

Radhiyallahu ‘anhu

, ia berkata: Rasulullah

Shallallahu ‘alaihi wa sallam

bersabda:

“Minta-minta itu merupakan cakaran, yang seseorang mencakar wajahnya dengannya, kecuali jika seseorang meminta kepada penguasa, atau atas suatu hal atau perkara yang sangat perlu.”

(HR. Tirmidzi)



Selanjutnya, terhadap mereka yang menjadikan meminta-minta sebagai wasilah untuk memperkaya diri, bukan karena kebutuhan yang mendesak, maka Allah telah mengingatkan dengan peringatan yang tegas, melalui perantara lisan Rasulnya,

“Siapa saja di antara kalian senantiasa meminta-minta, nanti ia akan datang pada hari Kiamat dalam keadaan tidak ada sekerat daging pun di wajahnya.”

(H.R. Bukhari, Muslim)



Dalam sabdanya yang lain yang diriwayatkan dari Hubsyi bin Junaadah Radhiyallahu ‘anhu, ia berkata: Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Barang siapa meminta-minta kepada orang lain tanpa adanya kebutuhan, maka seolah-olah ia memakan bara api; sehingga terserah padanya apakah cukup dengan sedikit saja atau akan memperbanyaknya.”

(HR. Muslim).



Berusaha dan Berkarakter Kaya


Dalam sebuah hadits yang diriwatkan oleh Abdullah bin Zubair dijelaskan  bahwa mencari kayu di hutan, kemudian menjualnya untuk memenuhi kebutuhan hidup, itu merupakan perkara yang jauh lebih mulia daripada harus meminta-minta. Hadits tersebut mengajarkan agar kita tidak mudah untuk menggantungkan hidup kepada orang lain. Tapi sejatinya, pola macam ini belumlah cukup untuk mencegah diri dari meminta-minta, dan itu bisa kita saksikan di tengah-tengah masyarakat kita saat ini, sebagaimana yang telah penulis jelaskan di atas.



Memiliki karakter orang kaya, juga merupakan suatu yang sangat penting dalam menanggulangi kasus ini. Orang kaya dalam kontek ini, bukanlah mereka yang memiliki segudang emas dua puluh empat karat. Sekalipun mereka memiliki itu semua, tetapi ketika kekikiran menyelimuti diri, dahaga akan harta semakin membahana, maka sesungguhnya mereka adalah orang-orang miskin. Hakikat orang kaya adalah orang yang mampu memberi, bukan mereka yang gemar menumpuk dan menumpuk harta,

”Tidak disebut kaya karena banyak hartanya, tetapi yang disebut kaya (yang sebenarnya) adalah kekayaan jiwa.”

(HR. Bukhari dan Muslim)



Karakter macam inilah yang dibangun oleh Rasulullah kepada para sahabatnya, sehingga tidak mudah bagi mereka untuk menengadahkan tangan, meminta-meminta bantuan orang lain, sekalipun mereka dalam kesusahan. Abdurrahman bin Auf adalah salah satu contohnya. Memang, beliau adalah termasuk salah satu sahabat yang kaya raya. Namun perlu diperhatikan, ketika beliau berhijrah ke Madinah, kekayaan yang dimilikinya ditinggal di Mekkah. Setibanya beliau di Madinah, kemudian Rasulullah mempersaudarakannya dengan salah satu sahabat Anshor, Sa’ad bin Ar-Rabi’. Ketika itulah terlihat betapa Abdurrahman termasuk tipe orang yang tidak ingin merepotkan orang lain dengan cara menerima segala apa yang ditawarkan kepadanya.



Saat itu, sahabat Anshor tersebut memberinya tawaran agar ia (Abdurrahman) sudi menerima sebagian harta yang ia miliki, termasuk salah satu istrinya, apabila Abdurrahman berkenan. Namun apa yang dilakukan oleh sahabat mulia ini, beliau menolak dengan halus, dan meminta agar ditunjukkan pasar. Dengan kemahirannya dalam berniaga, akhirnya beliau mampu memperoleh apa yang pernah ia rasakan sebelum berhijrah, yaitu harta yang berlimpah ruah. Perilaku yang tidak jauh berbeda, juga ditunjukkan oleh para sahabat muhajirin lainnya, ketika memperoleh tawaran bantuan dari saudara-saudara mereka, sahabat-sahabat Anshar.



Karenanya, menanamkan konsep bahwa ”tangan di atas itu lebih baik daripada tangan di bawah”, setelah memiliki jiwa wirausaha, merupakan sesuatu yang sangat urgen dalam meninggalkan kebiasaan meminta-minta. Wallahu ’Alam Bis-Shawab. [

Robin Sah/hidayatullah.com

]

Bahagia Walau Menderita

Disebuah mesjid setelah shalat berjamaah, duduk dua anak muda di atas karpet hijau muda

Bahagia Walau Belum Kaya

"Ya Allah aku terima dan ridha dan berBahagia  walaupun belum menjadi orang kaya raya, karena bisa jadi bila aku kini menjadi orang kaya raya maka aku jadi sombong bin senga, suka pamer dan riya, dengan keadaan seperti ini apa adanya maka Engkau tidak memberi aku kesempatan untuk pamer bin riya" kata Dudung saat berdoa

"Iye betul itu, kalau elu kaya bisa jadi elu suka pamer dan riya, hehe" Kata Kampleng yang mendengar di sebelahnya

Bahagia Walau Belum Menikah

"Ya Allah aku belum menikah, Alhamdulillah, kalau kini sudah menikah mungkin aku sudah sombong, norak, pmer bin riya" Kata Dudung

"betul tuh apalagi kalau istri lu cakep, berjilbab, ket indo, putih, kaya wah tambah peluang pamer dan riya.. hehe" kata Kampleng

 *-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-

“Wahai Rasulullah, berilah kami resep hidup bahagai,”  tanya seorang sahabat. Rasulullah menjawab: “Antashaddaqa wa anta shahiihun syakhikhun takhsya al-fakra wa ta’muli al-ghina” (Bersedekahlah di kala kamu masih sehat, sementara hidup mu masih serba kekurangan dan kamu sendiri ingin menjadi kaya).

Hadits tersebut diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Imam Muslim yang sering disebut muttafaqun ‘alaih. Artinya, dari segi sanad  insya Allah tingkat keshahihannya terjamin.

“Allah senantiasa hadir ditengah-tengah orang miskin” hadits Qudsi

orang kaya bila ingin bahagia maka harus peduli pada orang miskin, orang miskin banyak juga yang bahagia walaupun belum kaya

 

[Cerpen] Bunting Duluan

"Bang, kemaren kenapa gak dateng ke kondangan si Fulan? Elu kan diundang" Kata Dudung

"Ogah ah, orang si Fulannya sendiri ngaku kalau dia Bunting duluan" Kata Kampleng

"Hah Bunting? emangnye kebo?...  jadi die ngaku hamil duluan? wah wah wah" Kata Dudung

"Iye kalau cuma Gossip sih gue tetep datang, tapi ini dia ngaku sendiri n nggak malu-malu ngomong sudah berzina waktu pacaran, ya sudah gue nggak datang aja sebagai wujud rasa takut gue pada dosa zina, kalau gue dateng sama aja gue merestui perzinahan mereka" Kata Kampleng

 "Kalau tahu gitu gue juga nggak datang bang" Kata Dudung

 

Dosa Zina sangat besar, hukumannya disiksa/dirajam/dilempari sampai mati

lebih berat daripada hukuman membunuh tanpa hak, baca cerita dan dalil hukumannya di

http://www.ayahara.cybermq.com/post/detail/1268/jangan-dekati-zina-bila-terjerumus-berat-hukumnya-hii-ngerii

 sedihnya disamping zina orang tua, zina remaja juga meraja lela,

http://www.ayahara.cybermq.com/post/detail/9534/zina-remaja

 

*-*-*-*

Dalil/dasar hukum: Jangan menghadiri undangan orang fasik (orang yg suka berbuat dosa/maksiat)

Rasulullah Saw melarang mendatangi undangan orang-orang fasik. (HR. Ath-Thabrani)

Fasik adalah suka berbuat dosa/maksiat dan sesat): Rujukan

                                   

]إِنَّ اللهَ لاَ يَسْتَحْيِي أَنْ يَضْرِبَ مَثَلاً مَا بَعُوضَةً فَمَا فَوْقَهَا فَأَمَّا الَّذِينَ ءَامَنُوا فَيَعْلَمُونَ أَنَّهُ الْحَقُّ مِنْ رَبِّهِمْ وَأَمَّا الَّذِينَ كَفَرُوا فَيَقُولُونَ مَاذَا أَرَادَ اللهُ بِهَذَا مَثَلاً يُضِلُّ بِهِ كَثِيرًا وَيَهْدِي بِهِ كَثِيرًا وَمَا يُضِلُّ بِهِ إِلاَّ الْفَاسِقِينَ[

 

Sesungguhnya Allah tiada segan membuat perumpamaan berupa nyamuk atau yang lebih rendah dari itu. Adapun orang-orang yang beriman, mereka yakin bahwa perumpamaan itu benar dari Tuhan mereka. Akan tetapi, mereka yang kafir mengatakan, “Apakah maksud Allah menjadikan ini untuk perumpamaan?” Dengan perumpamaan itu banyak orang yang disesatkan Allah dan dengan perumpamaan itu pula banyak orang yang diberi-Nya petunjuk. Tidak ada yang disesatkan Allah kecuali orang-orang yang fasik. (QS al-Baqarah [2]: 26).

           

orang yang berbuat kemaksiatan secara terus-menerus. Dalam penggunaan istilah syariat, fasik bermakna keluar dari ketataan kepada Allah; boleh jadi kafir dan boleh jadi pula sekadar berbuat maksiat.

            Sementara itu, menurut Ibn Katsir, berkaitan dengan ayat di atas, as-Sadi di dalam tafsirnya menyatakan bahwa orang-orang fasik yang dimaksud oleh ayat ini adalah orang-orang munafik. Demikian juga yang dikatakan oleh Abu al-Aliyah, ar-Rabi’ bin Anas, Ibn Jarir, dan Mujahid yang bersumber dari Ibn Abbas. Orang-orang fasik tersebut bertambah kesesatannya karena pendustaan mereka terhadap perumpamaan yang dibuat Allah, yang telah mereka ketahui secara nyata dan meyakinkan.

Lebih jauh, Ibn Katsir menjelaskan bahwa orang fasik mencakup orang kafir maupun orang yang gemar bermaksiat. Akan tetapi, kefasikan orang kafir jauh lebih buruk. Kefasikan yang dimaksud oleh ayat di atas adalah kefasikan orang-orang kafir. Sebab, pada ayat selanjutnya Allah menyifati mereka dengan firman-Nya:

 

]الَّذِيْنَ يَنْقُضُوْنَ عَهْدَ اللهِ مِنْ بَعْدِ مِيْثَاقِهِ وَيَقْطَعُوْنَ مَا أَمَرَ اللهُ بِهِ أَنْ يُوْصَلَ[

(Yaitu) orang-orang yang melanggar perjanjian Allah setelah perjanjian itu teguh serta memutuskan apa yang telah diperintahkan Allah untuk menghubungkannya. (QS al-Baqarah [2]: 27).

Menyimpan Video Mesum

"Barangsiapa menyimpan dan mengedarkan video/gambar porno mesum bisa dituntut hukuman penjara" kata Dudung saat memergoki teman-temannya mengerubungi Hape Blekberi menampilkan video mesum mirip artis.

"Yang nonton juga dong, hehe" kata salah seorang dari mereka

"Sudah Hapus Hapus... kok nggak malu nonton begituan, nanti kalau hapemu hilang atau ketinggalan lalu tak sengaja ditonton anak-anak, dosa zinamata itu menjadi tambah berlipat-lipat ganda. btw bila para calon pelaku zina itu tahu, ingat n takut pada hukuman zina yg mengerikan
http://www.ayahara.cybermq.com/post/detail/1268/jangan-dekati-zina-bila-terjerumus-berat-hukumnya-hii-ngerii
maka pelaku calon pelaku akan berfikir 1000x n membatalkan niat maksiat zinanya itu

jadi
untuk ente yang penasaran hal begituan, segera buang itu rasa penasaran dari bisikan setan, ganti dengan penasaran yang bisa mendapatkan kebaikan.

kata pakar IT, jika sekali saja ente mendonload video mesum itu, berarti ente turut menambah popularitas video itu di google, n turut berdosa merusak anak-anak di kemudian hari...

lalu bila ente menyimpannya di hape, di PC atau di laptop... lalu tanpa sengaja dibuka oleh anak-anak maka dosanya akan berantai berlipat ganda, bahasa noraknya dosa yg multiplying effect

bisa jadi fenomena ini sebagai tanda2 kecil dekat kiamat, yaitu perzinahan makin terang2an, nggak punya rasa malu lagi, lihat aja oknum artis ngakunya muslim tapi pegang2an dg lawanjenis non mahram tanpa rasa malu dengan dalih tuntutan profesi menyontek tv/film2 barat, bisa jadi hoby nonton film barat membuat rasa malu itu luntur, tayangan film2 barat sering mencontohkan/mengajari cara hidup/cara bermesraan/cara berpakaian tanpa rasa malu

maka secara tidak sadar sedikit demi sedikit, orang yg sering menontonnya menjadi meniru apa yg mereka tonton.

lebih ironis lagi ada sebagian kecil oknum yg ngaku anak pengajian, aktivis, demontran, di eFBinya penuh dengan artikel bela palestina, tapi hobi nonton film barat, bahkan rela repot2 berkorban waktu/tenaga/mengeluarkan kocek hanya utk membeli vcd/dvd film barat holiwud

Ditulis 43 menit yang lalu · ·

Waspada Oknum Penceramah Pengobatan

"UUD"(ujung ujungnya duit), Di Masa kini makin sulit membedakan yang asli, Ada dukun berpakaian ustad,  bahkan ada oknum "ustad" bertindak atau berkedok seperti dukun.
adapun ciri-ciri oknum "ustad" yang perlu dihindari/ diperingatkan, bahkan makin sering promosi di TV di kuliah subuh n di acara2 kesehatan:

ciri khas mereka ialah Bermain-main dengan ilmu2 ghaib yang mengundang Jin seperti

* kebal dibacok
* berjalan di atas bara api atau kebal dibakar
* pengobatan dengan cara-cara yg tidak masuk akal (seperti: batu ajaib, tangan celup2air, tenaga dalam dsb yang tak bisa dibuktikan secara ilmiah)
* dan pameran-pameran/atraksi lainnya yang membuat orang yang imannya lemah menjadi "takjub"

Mudah-mudahan mereka bertindak bermain dengan Jin tersebut karena tidak tahu, dan segera meninggalkan cara-cara bermain-main dengan jin itu


Dalil/Dasar Hukum larangan (minta perlindungan) / bekerja sama dengan Jin

وَأَنَّهُ كَانَ رِجَالٌ مِنَ الإنْسِ يَعُوذُونَ بِرِجَالٍ مِنَ الْجِنِّ فَزَادُوهُمْ رَهَقًا

Dan bahwasanya ada beberapa orang laki-laki di antara manusia meminta perlindungan kepada beberapa laki-laki di antara jin, maka jin-jin itu menambah bagi mereka dosa dan kesalahan.

Lengkapnya Surah Al-Jin 1-6

Ditulis sekitar satu minggu yang lalu · ·


Fajar Maulana
iya, di acara TV lokal juga banyak.. iklan malah..
nama orangnya aneh2, pake ritual segala.. tapi pake embel2 islam, doa2 diambil dari al-quran..
24 Mei jam 18:38 ·
Mizter Anas Ayahara
Mizter Anas Ayahara
@fajar, betul
24 Mei jam 19:08 ·
Poezy Susanti
Poezy Susanti
Betul mizter memang bynk sekali program d tv pengobatan seperti itu hukumnya bgmna itu mizter klau d lihat metodenya islami sekali
24 Mei jam 19:14 melalui Facebook Seluler ·
Nurmah Komarudin
Nurmah Komarudin
mgkn yg dimaksud bukan herbal yg ada teknologi nano meternya ya pak, hehe...krn sy agen obat tsb...
24 Mei jam 19:38 ·
Mizter Anas Ayahara
Mizter Anas Ayahara
@poezy, hukumnya haram bila mnggunakan jin dg ciri2 di atas. cirinya pelakuya punya ilmu kebal dll yg dilarang
@nurmah, halal kalau hanya pakai herbal dan teknologi yg masuk akal (bisa dibuktikan ilmiah).

jadi haram kalau dikasih embel2 yg menggunakan bantuan jin
24 Mei jam 20:14 ·


Makin Tobat Dekat Kiamat

Si Rabbi Yahudi menjawab: ”Tenang... Kalaupun hari itu tiba, maka masih lama. Sebab hari itu hanya akan terjadi bila sholat Subuh ummat Islam di masjid-masjid sudah sama ramainya seperti sholat Jumat mereka...!”

seorang Rabbi Yahudi pernah dalam sebuah Televisi Amerika berkata kepada wartawan yang mewawancarinya: ”Pemimpin Ummat Islam, yaitu Muhammad, pernah berkata bahwa Hari Kiamat tidak akan terjadi sebelum kaum Muslimin memerangi bangsa Yahudi sehingga pohon dan batu berbicara memberitahu kaum Muslimin bahwa ada Yahudi yang bersembunyi di belakangnya,  kecuali pohon Ghorqod karena ia merupakan pohon kita...!”

Lalu wartawan itupun berkata: ”Wah, menakutkan sekali... Apa yang harus kita lakukan?”

Si Rabbi Yahudi menjawab: ”Tenang... Kalaupun hari itu tiba, maka masih lama. Sebab hari itu hanya akan terjadi bila sholat Subuh ummat Islam di masjid-masjid sudah sama ramainya seperti sholat Jumat mereka...!”

Saudaraku, marilah kita persiapkan diri untuk menghadapi hari menentukan itu dengan mulai memastikan bahwa setiap subuh kita rajin sholat berjamaah di masjid. Semoga...

-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*

Alhamdulillah, di sebuah Masjid Allah memberi Imam yang bacaannya bagus, lalu foto kamera tersembunyi "berbicara" pada 04 Juni 2010 jumlah jamaah subuh makin bertambah hampir 3 baris (shaf)

 
Perbandingan dengan Setahun yang lalu pada subuh 25 Juli 2009 betapa sepinya jamaah shalat subuh tidak sampai 2 baris (shaf)
 
Tanggal
Jumlah
04 Juni 2010
Hampir 3 baris
25 Juli 2009
Hanya  2 baris
 
  
*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-
dalam sebuah hadits Nabi shollallahu ’alaih wa sallam menggambarkan keuntungan yang bakal diraih seseorang yang rajin berinfaq di pagi hari sekaligus kerugian yang bakal dideritanya bilamana ia tidak peduli berinfaq di pagi hari.

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَا مِنْ يَوْمٍ يُصْبِحُ الْعِبَادُ فِيهِ إِلَّا مَلَكَانِ يَنْزِلَانِ فَيَقُولُ أَحَدُهُمَا اللَّهُمَّ أَعْطِ مُنْفِقًا خَلَفًا
وَيَقُولُ الْآخَرُ اللَّهُمَّ أَعْطِ مُمْسِكًا تَلَفًا (البخاري)

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu sesungguhnya Nabi Muhammad shollallahu ‘alahi wa sallam bersabda:

Tidak ada satu subuh-pun yang dialami hamba-hamba Allah kecuali turun kepada mereka dua malaikat. Salah satu di antara keduanya berdoa:

“Ya Allah, berilah ganti bagi orang yang berinfaq”, sedangkan yang satu lagi berdo’a “Ya Allah, berilah kerusakan bagi orang yang menahan (hartanya)

(HR Bukhary 5/270)

 

Rujukan Website (Tulisan Ust Ihsan Tanjung)

http://www.eramuslim.com/suara-langit/kehidupan-sejati/perang-muslimin-versus-yahudi.htm

http://www.eramuslim.com/suara-langit/ringan-berbobot/pentingnya-sholat-berjamaah-di-masjid.htm

http://www.eramuslim.com/suara-langit/ringan-berbobot/do-a-dua-malaikat-setiap-subuh.htm

ANDA JENIS ORANG KAYA YANG MANA

ORANG KAYA ada tiga jenis,

  1. Kaya Hati,
  2. Kaya Harta yang wajib zakat,
  3. Kaya Harta yang wajib zakat dan Kaya hati,

APAKAH ANDA SUDAH KAYA (DALAM ARTI YANG WAJIB ZAKAT)? HITUNGLAH PAKAI KALKULATOR INI KLIK DISINI (VERSI RZI)  KLIK DISINI ( VERSI DOMPET DHUAFA)

Orang kaya (yang muzaki) / pemembayar zakat harus diperbanyak.

Mau ikutan memperbanyak muzakki?, pakailah kaos ini kemana- anda pergi

dengan gambar rancangan desain kaos (bukan kartu sebenarnya) gambar desain yang menghibur dan informatif untuk memotivasi orang membayar zakat lewat kaos. ada dua versi UNTUK PARA PENGGEMAR:

  1. Dompet Dhuafa
  2. Rumah Zakat

 di dalam gambar ada makna nishab dan haul, nisab artinya batas terendah/minimal harta yg wajib dizakatkan ,lengkapnya: Nishab emas adalah 20 dinar (85 gram emas murni) dan perak adalah 200 dirham (setara 672 gram perak). Artinya bila seseorang telah memiliki emas sebesar 20 dinar atau perak 200 dirham dan sudah setahun, maka ia telah terkena wajib zakat, yakni sebesar 2,5 %.

Demikian juga segala macam jenis harta yang merupakan harta simpanan dan dapat dikategorikan dalam "emas dan perak", seperti uang tunai, tabungan, cek, saham, surat berharga ataupun yang lainnya. Maka nishab dan zakatnya sama dengan ketentuan emas dan perak, artinya jika seseorang memiliki bermacam-macam bentuk harta dan jumlah akumulasinya lebih besar atau sama dengan nishab (85 gram emas) maka ia telah terkena wajib zakat (2,5 %).

Contoh :

Seseorang memiliki simpanan harta sebagai berikut :

Tabungan
Uang tunai (diluar kebutuhan pokok)
Perhiasan emas (berbagai bentuk)
Utang yang harus dibayar (jatuh tempo)
Rp 5 juta
Rp 2 juta
100 gram
Rp 1.5 juta

Perhiasan emas atau yang lain tidak wajib dizakati kecuali selebihnya dari jumlah maksimal perhiasan yang layak dipakai. Jika layaknya seseorang memakai perhiasan maksimal 60 gram maka yang wajib dizakati hanyalah perhiasan yang selebihnya dari 60 gram. Dengan demikian jumlah harta orang tersebut, sbb :

1.Tabungan
2.Uang tunai
3.Perhiasan (10-60) gram @ Rp 25.000
Rp 5.000.000
Rp 2.000.000
Rp 1.000.000
Jumlah Rp 8.000.000
Utang Rp 1.500.000
Saldo Rp 6.500.000

Besar zakat = 2,5% x Rp 6.500.000 = Rp 163.500,- Catatan :
Perhitungan harta yang wajib dizakati dilakukan setiap tahun pada bulan yang sama.

nisab hewan ternak dan pertanian bisa di klik http://www.dompetdhuafa.or.id/zakat/z004.htm

Anda  sudah kaya? berminat jadi kaya?

KLIK http://rumahc.blogspot.com/2009/12/formulir-pemesanan_31.html


SMS Cinta Pengagum Rahasia

Ana uhibbuka fillah (Aku cinta/suka kamu karena Allah), Begitu isi sms dari nomor tak dikenal dan tanpa nama. Sms itu Sebutlah sms dari MJ
Lalu aku (A) balas sms:

"min aina antum?, masmuk"

MJ : "Min indonisi, ana marhamah jannah"
A : "afwan, Laisa indonisi, Indonesia"
aku merasa ada teman bernama dudung yg suka iseng kalau punya nomor baru lalu kirim sms misterius, maka aku beberapa menit kemudian kukirim sms "ini mbak atau ibu dudung? :) "
MJ : "siapa dudung ya pak"

A: "Marhamah siapa?
MJ: "marhamah kan ada di Quran pak"

A: "sy gak punya teman fb bernama marhamah jannah, tsb. Tlg perkenalkan diri, nama, kota, pekerjaan, email, dsb.ingat, bohong itu dosa walaupun bercanda"... Lihat Selengkapnya
MJ: "marhamah jannah, pnggemar tulisan taaruf ust anas ayahara.."

MJ: "kan pake nama yg bagus blh, ayo apa artinya marhamah jannah,? Tman fb jg, ga bo�ong, tp g pk nama itu :)

A: "ayo jgn ngeles, apa nama fb mu, klu ngeles bin bo�ong, malaikat Atid siap mencatatmu. Jd jujur aja

MJ: "wee, hak org ga mau sbt nama fb, ga trlarang n dijamin undang2

A: "takut sama undang2 buatan manusia, tapi berani bo�ong=brani sama undang2 ALLAH MAHA PENCIPTA MANUSIA,

MJ: "boongnya dimana ust?
A:"yah ngeles lagi"

MJ: "kok ngeles?org nanya kok.smg tulisan ustadz anas ayahara terus menjadi akar yg mnghujam, dahan yg menjulang, dan selalu berbuah. Sperti pohon yg baik.aamiin..."

sms itu ku-aamiin-kan tanpa membalasnya krn membuat perasaan campur aduk bagaikan gado2 yg bumbu kacangnya lezat: perasaan; pedas bin kesal karena gagal membuka jati diri dia, terharu karena doanya -tersenyum karena lucunya dan marah krn merasa dibohongi.

Bagaimana menurut anda?

Dipegang-pegang

Zaman tahun 80an masih banyak wanita yang bila tersentuh lawan jenis bukan mahram  maka secara reflek dia akan menghindar/ menepis, tapi kini? cek the story.
 
MiniStory: di sebuah tempat kerja, lelaki, oknum satpam berseragam putih biru, mendekati wanita teman kerjanya (kasir), si satpam genit memegang-megang lengan atas temannya sambil mengobrol, mereka ketawa-ketiwi di depan teman2 dan pelanggan.

Dudung sang pelanggan melihat adegan tersebut, mengajak ngomong si wanita. "mbak istrinya satpam itu ya?"

"bukan, emang napa?" kata si wanita
"kok diem aja dipegang-pegang" kata dudung. Wanita itu terdiam dengan wajah tertunduk malu

kemudian datang lelaki, jabatan sales, juga mengajak bercanda sambil pegang-pegang teman wanitanya sebagai CS.

stelah oknum sales itu pergi
"mbak istrinya sales itu ya?" kata dudung

"bukan, emang napa?" kata si wanita

"kok diem aja dipegang-pegang" kata dudung. Wanita itu terdiam dengan wajah tertunduk malu merah
*******************************************************************
Tiap menjelang pagi hari dua malaikat berseru: "Celaka laki-laki dari godaan wanita dan celaka wanita dari godaan laki-laki." (HR. Ibnu Majah dan Al Hakim)
*******************************************************************
 

Diperbarui pada hari Senin · ·

Mohammad Bahrum
Mohammad Bahrum
Naudzu billah min dzalik (sori kalo salah nulis), ini fenomena yg sering terjadi di dunia kerja
Senin pukul 16:32 melalui Facebook Seluler ·
Mizter Anas Ayahara
Mizter Anas Ayahara
iya, sy cuma memotret dun-ya nyata dengan kata-kata dan cerita
Senin pukul 18:34 ·
Mega Sari
Mega Sari
Astagfirullahal�adzim...
memalukan..
Kemarin jam 7:49 ·
Apriana Ana
Apriana Ana
afwn mizter,g smua pkrja retail smuax sprti itu.alhamdulillah ana bkrja sbgai sales promotion girl smua laki2 ditmpt krja ana tdk da yg sprti itu.smua itu trgntung qt dlm brtman.afwn jk ini tdk brkenan dg mizter anas
Kemarin jam 10:58 melalui Facebook Seluler ·
Masitoh Nisrina
Masitoh Nisrina
Astaghfirullahal�adziem.....
Kemarin jam 11:16 ·

Mizter Anas Ayahara

Mizter Anas Ayahara
@apriana, betul tidak semua, namanya juga notes yg memotret kejadian dunia nyata dg kata-kata, namanya juga potret, bingkainya terlalu kecil utk menggambarkan semuanya. (di pabrik, di sekolah di kampus bisa terjadi juga, bahkan dimana2).

bisa jadi krn kini banyak pameran/tontonan mndekati zina dimana2 merajalela, shg "pegang2 mesra, TTM" sdh ... Lihat Selengkapnyadianggap biasa. Di th 80an relatif jarang ada acara tv/tontonan, shg suami istri yg halal saja, mrk malu menampakkan kemesraannya, krn kemesraan hanya utk di T4 pribadi mereka, mrk mnjaga perasaan prawan tua/bujang lapuk, duda n janda

Kemarin jam 17:33 melalui

Facebook Seluler

Buaya Siluman

"Panas-panas begini kita main ke kali Ciliwung yuk, kita lewat rawa dan sawah, sekalian kita mancing. Gue bosen mancing ikan rawa nih" kata witok.,
"Nyok (yuk)" kata Kampleng, Lancuk, dan Dudung.

Mereka segera bergegas mengambil pancingan dari bambu, berjalan bersiul-siul, sambil memetik buah marmut dari semak-semak (buah berwarna kuning bila matang, yang terbungkus serabut yang pohonnya setinggi semak-semak, menjalar). Biasa dimakan burung dan binatang liar.

Setelah berjalan sekitar 15 menit, mereka mulai mencium aroma air sungai, semilir angin sejuk, dingin seperti AC bersuhu 25 derajat celcius, pagi-siang suhunya stabil tak berubah, suara gesekan daun bambu terdengar, ditambah suara serangga Tonggeret yang berteriak nyaring menjadi musik alami kontemporer. Dengan iringan “musik” suara gemericik air, sungai Ciliwung mulai terlihat, tebingnya sangat dalam dan berbatu-batu licin.

Mereka menuruni tebing sungai yang dalamnya kira-kira 25 meter, perlahan-lahan menuruni tangga yang terbuat dari tanah, penduduk/masyarakat sekitar sungai menyebutnya daerah sungai yang angker alias menyeramkan, yang kata masyarakat sekitar banyak dihuni Buaya Putih (siluman), tapi mereka adalah para bolang tidak takut dan tidak peduli, yang penting bisa mancing ikan dan berpetualang.
Setelah mereka tiba, mereka bertengger di batu-batu sungai, para si bolang dari Depok ini mulai menggunakan Joran (batang alat pancing) terbuat dari bambu tipis yang diserut pisau tajam yang mereka buat sendiri dan benang pancing yang diberi kail dan timah pemberat sebesar biji kacang hijau, tanpa pelampung .

Saat itu, sedang musim kemarau, air sungai agak kering terlihat batu-batu besar berlubang-lubang kecil dan batu kecil yang licin, air yang menjadi dangkal alias cetek berwarna kecoklatan namun bening bila di lihat dari dekat.

Di aliran dan genangan air terlihat ikan-ikan Tawes dan ikan Benter kadang ada ikan Sapu-sapu. Pancing mereka diarahkan ke air, sambil menunggu getaran-getaran saat ikan Tawes menyentuh kail (terasa dredet deredet).

Bila terasa dredet maka langsung tarik pancingnya, berbeda dengan alat pancing di rawa harus pakai pelampung, bila umpan dimakan, maka cuma gerakan pelampung yang terlihat tapi tidak merasakan sensasi getaran ikan.
Tiba-tiba salah seorang dari si bolang yang bernama Boding berteriak "AWAS ADA BUAYA…"

"Mane-mane? " teriak Witok dan Lancuk, wajah mereka berubah menjadi pucat ketakutan karena sedang di tengah sungai, mereka lari terbirit-birit kepinggir sungai.
"TUH Dia, tadi ude gue timpuk (dilempari batu) sampai hancur" kata Boding.
"Mana?" Kata Lancuk.
"Tuh Buaya Kuning." kata Boding sambil memperlihatkan giginya yang besar-besar, dekil dan juga kuning.
"Sialan lu Ding, itu sih tokai (kotoran manusia)."
"hahaha" mereka tertawa dengan mulut terbuka, pamer gigi yang berlapis jigong (plak) nya, sampai terpingkal-pingkal.

Setelah selesai dengan insiden Buaya Kuning, mereka melanjutkan perjalanan mancingnya, jalan perlahan menuju hulu sungai, melawan arus air yang lambat.
Masih tak jauh dari kolong jembatan, pancing mereka beraksi kembali, tangan Witok bergetar terasa "dredet dret", Witok mengangkat pancingnya , dan dapat ikat Tawes. yihui gue dapet" sambil memamerkan ikan kecil sebesar telunjuk orang dewasa, Witok meledek Dudung yang berkulit putih masih belum pantas menjadi si Bolang, karena dia pindahan dari Jakarta ke Depok, sedangkan Lancuk dan Witok si bolang asli karena pindahan dari sebuah desa di pedalaman Leuwiliang kabupaten Bogor.

Para anak kota yang main di kampung pantas juga dikatai "kota-an lu ", karena nggak tahu pantangan-pantangan bertindak tanduk di alam bebas.
" Payah lu belum dapet juga…" Witok meledek Budi.

"DIEM LU TOK, JANGAN NGOMONG MELULU, TOKAI -LU " wajah putih Budi berubah jadi merah, matanya seolah mau meloncat keluar.

Karena kaget dibentak Budi, Witok menjadi terdiam, sambil berpikir dalam hati “wah gawat nih ngomong jorok di tempat angker begini.
Akhirnya Budi melangkah mencari lahan baru untuk memancing.Kira-kira beberapa langkah kemudian, “Seet…. Gedebuk… "aduuhhhh…" kakinya Budi seperti terdorong atau mungkin terpelest licinnya lumut sungai.

Si Budi jatuh, pantat duluan, lalu terlentang di batu-batu, baju dan celananya sedikit basah, sambil masih memegang pancing.. sambil muka ditekuk, jidat putih mulusnya nya berkerut. sambil teriak,

"Aduuuh kapok deh gue, ngomong jorok sembarangan"

buku Jaka taaruf (117 Halaman)


bukunya hanya ada di klik
http://rumahc.blogspot.com/

Diperbarui 17 jam yang lalu · ·


TTS Bahasa Inggris (Very Easy)

Mengisi TTS sangat bermanfaat bagi putri-putra kita. TTS (Teka Teki Silang) bisa Menambah kecerdasan kosa-kata dalam otak dan fikiran anak, TTS juga Menanamkan sikap sabar dan fokus kepada anak-anak yang secara alami bersifat spontan/terburu-buru sehingga membuat kerepotan tersendiri bagi orangtua. Dengan mengisi TTS dapat melatih kesabaran dan mengurangi sifat terburu-buru pada anak-anak.

Anak-anak yang normal biasanya mempunyai keingintahuan yang Tinggi dalam mencoba banyak hal yang membuat mereka kadang tak bisa fokus dan tidak sabar. ternyata, TTS tidak hanya membuat anak terampil dalam berfikir, TTS juga membuat anak lebih bersikap sabar serta teliti dalam mengerjakan apapun.
PR TTS BHS Inggris SD
Mendatar

1. katak
2. kuda
5. semangka
6. birds can .... in the sky
8. rumput
10. singa
12. now is May, Next Mont is ....
13. hidung
14. For playing Badminton we need ...
15. hardiknas (national education day) is on .... 2nd
16. Fish lives in the ...

Menurun

1. a goat has .... legs (feet)
2. ayam betina
3. Monkey eat ....
4. bermain
7. i .... to the radio
9. nanas
11. a Giraffe has a long .....
12. before february is
17. i am watching ....

Silakan dicopy paste atau diprint bila ada printer, atau isi jawaban/komen di FB

Jawaban paling lambat senin 4 Mei jam 21.00

Ditulis sekitar sejam yang lalu · ·
Mizter Anas Ayahara
Mizter Anas Ayahara
Bisa nanti bareng anak sd ye, pake meja upin ipin ;)
38 menit yang lalu melalui Facebook Seluler ·
Ratiwi Putri
Ratiwi Putri
~_~ Hehe Kebetulan saya baru lulus TK mizt..

Anak Jangan Dicekoki

Catatan Ngaji di MT. Qasim Shaleh Lc MA:
Anak-anak nggak perlu dicekoki nasehat apalagi omelan.
"hei.. kamu harus begini, harus begitu"

karena
Anak-anak sudah punya telinga saat orang tuanya mengajak ke masjid, ke masjid taklim.

Anak-anak itu secara alami sudah dilengkapi dengan tabiat meniru apa yang dilihat, didengar dan dirasakan oleh anak-anak.

Keluarga Sakinah: Agar Suami/Istri Tidak Menjadi Musuh

Kalau nggak bisa membimbing anak dan istri, maka mereka bisa berubah dari anugrah menjadi berPOTENSI sebagai musuh, berhati-hatilah agar tercegah dari hal tersebut.



Bila sudah telanjur punya anak/istri yg menjadi musuh, maka obatnya ada 3:
1. maafkan 2. santun 3.Mengampunkan

Rujukan/Dalil:
Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya di antara istri-istrimu dan anak-anakmu ada yang menjadi musuh bagimu, maka berhati-hatilah kamu terhadap mereka; dan jika kamu memaafkan dan tidak memarahi serta mengampuni (mereka) maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنَّ مِنْ أَزْوَاجِكُمْ وَأَوْلادِكُمْ عَدُوًّا لَكُمْ فَاحْذَرُوهُمْ وَإِنْ تَعْفُوا وَتَصْفَحُوا وَتَغْفِرُوا فَإِنَّ اللَّهَ غَفُورٌ رَحِيمٌ

Sesungguhnya hartamu dan anak-anakmu hanyalah cobaan (bagimu): di sisi Allah-lah pahala yang besar. إِنَّمَا أَمْوَالُكُمْ وَأَوْلادُكُمْ فِتْنَةٌ وَاللَّهُ عِنْدَهُ أَجْرٌ عَظِيمٌ
At-Taghabun 14-15

Keluarga sakinah:
lahir dari pemahaman yang suami istri.

Kerikil penghambat sakinah
1. Cemburu
2. Tidak punya visi/misi (tujuan) yang sama
3. Tidak Jujur
4. Tidak menjalankan syariah
5. Tidak Ikhlas
6. Tidak Komunikasi
7. Ekonomi/Materi
8. Tidak punya keturunan
9. Ada pihak ketiga
10. Berbeda Agama/prinsip
11. WIL/PIL

Cemburu baik
kok suami banyak ibadah
tetapi hak istri dan anak tidak dilayani

Cemburu jelek
Terlalu cemburu saat pasangan secara normal ber-interaksi dg lawan jenis.

--------*
Dalil/Rujukan
AtTahrim 10-12
At-Taghabun 14-15
kalau gak bisa membimbing anak dan istri, maka mereka bisa berubah dari anugrah menjadi musuh, berhati-hatilah agar tercegah dari hal tersebut
Ditulis 6 jam yang lalu · ·

Agar Balita Taat Orang Tua

“Memerintah anak itu lebih mudah dengan tindakan daripada dengan kata kata. Apalagi kalau anak masih balita, mudah sekali meniru. Cobalah kita sholat di depan anak balita, maka anak balita akan otomatis mengikuti kita”.

Pilihan mudah dakwah tanpa ceramah yang berikut ini sangat bagus untuk para ibu dan bapak. Yaitu menjadi orang tua (Ibu/Bapak/Guru) yang sholeh. Sehingga pantas dicontoh anak anak tanpa perlu banyak bicara.

Berapa banyak kenyataan di masyarakat, seorang anak disuruh memakai jilbab, tetapi sang ibu tidak memakainya.

Seorang anak disuruh sholat oleh bapaknya, tetapi bapaknya tidak sholat.

Ada bapak melarang anaknya merokok tetapi, si bapak & si guru tersebut perokok berat.

Bagaimana mungkin si anak akan mendengarkan perintah orangtua karena taat dan hormat. Apabila orang tua tersebut tidak melakukan apa yang diperintahkannya. Kalaupun ada anak yang taat, hampir bisa dipastikan hanya karena takut atau dipaksa orang tua.

Padahal, memerintah anak itu lebih mudah dengan tindakan daripada dengan kata kata. Apalagi kalau anak masih balita, mudah sekali meniru. Cobalah kita sholat di depan anak balita, maka anak balita akan otomatis mengikuti kita.

 

Ditulis 15 menit yang lalu · ·

Harga Buku di atas Rp 19ribu (ongkos kirim ditanggung pembeli)
Gratis Ongkos Kirim, bila membeli langsung di rumahcahaya depok tengah :)

http://rumahc.blogspot.com

Tips Merawat Kaos Sablon

 

Sering kali kita menemukan kaos yang gambarnya yang pecah pecah padahal belum lama dibeli, karena disebabkan banyak faktor, maka agar menghindari hal tersebut perlu tips sbb:

1. Jangan Merendam terlalu lama (saat masih baru),

2. Jangan mencuci dengan deterjen berpemutih

3. jangan menyikat daerah sablon

4. Jangan mensterika daerah sablon secara langsung (setrika dg diberi alas kain). istri sudah mencoba tips tsb pada kaos sablon digital milik anakku, sablon kaos itu masih awet bertahun2

Pria Punya Aqidah

Pria Punya Aqidah
Gudang Ilmu Iman dan Amal

Aqidah dapat menyebabkan suka menambah ilmu
menambah Iman dan Berbuat baik/ Amal Shalih

Stok: Dibuat Sesuai Pesanan
Bahan Katun, Ukuran S M L
Rp.79.000 + Ongkir

Pesan KLIK DISINI

Testimonia Pembaca

Berikut ini terstimony pembaca (wanita berkacamata, hobby baca) diantaranya buku jaka taaruf yang dibelinya. dia memberikan kesimpulan cerita dan hikmah setelah membacanya. walaupun tidak semua bab dia sampaikan, selamat merenungkan

1.Dudung Taaruf lagi taaruf lagi
*proses perjuangan menemui belahan jiwa,

2.Taaruf "dua cinta di dua roda
*lucu dibagian akhir

3. Dudung demam BlekBerri
* Lucu...yang tentang taaruf perkenalan tanpa sengaja di atas Bis

4.Kampleng Besok Nikah
Sebuah Cerita berenergi yang tidak terdeteksi Oleh Nalar, yaitu menikah dengan kondisi:
*Wanita mendatangi pria
*wanita tersebut bukan wanita yang dicintai pria tersebut
*Dengan kebesaran jiwa sang pria dengan tujuan untuk membahagiakan yang lain maka pernikahan itu terlaksana

Seiring waktu yang berjalan terus,
*sang istri adalah istri yang taat pada suami dan sang istri mempunyai kebesaran jiwa
Sang istri dan sang suami sama sama memiliki kebesaran jiwa, hanya penempatan waktu yang berbeda

5. Kampleng Pemimpin Impian
*Di Masa Sekarang agak sulit melaksanakan pemikiran seperti itu, menghadirkan pemimpin yang tertata indah jiwanya

6. Akhwat kopi Darat
*kerja sama yang baik antara suami dan istri untuk membuka langkah yang lain

7. Si Bolang: yang mengenalkan
*ada dalil shahih
*ada perkenalan si bocah dan permainan2 unik
*suasana alam yang mereka nikmati
*mengenalkan cara bocah jadul bercanda

Link:
http://jakataaruf.blogspot.com/

http://ayahara.cybermq.com/post/detail/9039/pemudi-yang-berniat-nikah-muda

http://rumahc.blogspot.com/

Akhwat Grogi Taaruf
http://www.facebook.com/note.php?note_id=232620751859

Pemuda Menjaga Hatinya
http://ayahara.cybermq.com/post/detail/9020/pemuda-yang-menjaga-hatinya

Khitbah Diterima, Aneh Rasanya
http://ayahara.cybermq.com/post/detail/8913/ketika-khitbah-diterima-malah-bingung-rasanya

[Gaya Hidup] Mesra

Tulisan ini hanya boleh dipraktekkan bagi yang sudah punya istri/suami.
"Rasulullah sangat mesra memperlakukan istri-istrinya. Beliau biasa memanggil dengan nama panggilan yang indah, bahkan mandi bersama istrinya."

Pembaca yang belum punya istri maka bersegeralah berdoa dan berusaha agar bisa menikah

 

(HENDAKNYA HANYA DIPRAKTEKKAN DI RUMAH, BUKAN UTK DIPAMERKAN DI TEMPAT UMUM/DI BLOG/FB)

1. Memanggil dengan panggilan kata-kata mesra

Panggilan umum: Bu, Pak, Mah. nyai, ayah, bang,
Panggilan Mesra: Sayang, cayang, cantik, cinta, Hani (Honey), dsb ngarang aja berdua

Rujukan
Rasulullah biasa memanggil ‘Aisyah dengan beberapa nama panggilan yang disukainya, seperti ‘Aisy dan Humaira (pipi merah delima).

2. Mencium istri

Misalnya: Pulang kerja suami, mandi pake sabun wangi, berwudu, rapi pake sarung, peci dan baju, lalu siap2 berangkat ke masjid mau shalat berjamaah, mau berangkat mencium sayang istri. atau mencium di saat2 yg lain juga bisa.

Rujukan
Dari ‘Aisyah, “Bahwa Nabi Saw biasa mencium istrinya setelah wudhu, kemudian beliau shalat dan tidak mengulangi wudhunya.” (Riwayat ‘Abdurrazaq)

3. Mandi bersama istri
Hanya bisa dilakukan bagi suami istri yang Biasanya belum punya anak dan atau dirumah cuma berdua aja atau punya kamar tidur yang ada kamar mandinya di dalam kamar.

Dari ‘Aisyah, ia berkata, “Aku biasa mandi bersama dengan Nabi Saw dengan satu bejana. Kami biasa bersama-sama memasukkan tangan kami ke dalam bejana.” (Riwayat Abdurrazaq dan Ibnu Abu Syaibah)

4. Disisir istri

Giliran Istri yang mesra pada suami, bisa jadi gara-garanya suami sih biasa menciumi :-), sehingga istri suka menyisiri suami
Rujukan
Dari ‘Aisyah, ia berkata, “Saya biasa menyisir rambut Rasulullah, saat itu saya sedang haidh.” (Riwayat Ahmad)

5. Memberi wangi-wangian pada auratnya

Misalnya: Abis sisir-sisiran pake wangi-wangian deh, bentuknya terserah, mau bubuk, cair (parfum), minyak dan sebagainya yang penting wangi...dan aman bagi kesehatan

‘Aisyah berkata, “Sesungguhnya Nabi Saw apabila meminyaki badannya, beliau memulai dari auratnya dan mengolesinya dengan nurah (sejenis bubuk pewangi), dan istrinya meminyaki bagian lain seluruh tubuhnya.” (Riwayat Ibnu Majah)


6. Minum bergantian DG GELAS yang sama

Dari ‘Aisyah, ia berkata, “Saya biasa minum dari muk (gelas) yang sama ketika haidh, lalu Nabi Saw mengambil muk tersebut dan meletakkan mulutnya di tempat saya meletakkan mulut saya, lalu beliau minum, kemudian saya mengambil muk, lalu saya menghirup isinya, kemudian beliau mengambilnya dari saya, lalu beliau meletakkan mulutnya pada tempat saya meletakkan mulut saya, lalu beliau pun menghirupnya.” (Riwayat ‘Abdurrazaq dan Sa’id bin Manshur)

7. Tiduran di pangkuan istri

Dari Aisyah, ia berkata, “Nabi biasa meletakkan kepalanya di pangkuanku walaupun aku sedang haidh, kemudian beliau membaca Al-Qur’an.” (Riwayat ‘Abdurrazaq)

 

8. Tidur dalam satu selimut

Habis wangi-wangian, sisiran, bisa tidur-tiduran DI PANGKUAN, lalu bisa tidur-tiduran dalam satu selimut bersama istri/suami, baca doa mau tidur, terus tidur deh (kalau istri lagi haid). kalau istri lagi tidak haid, ya terserah mau ngapain saja, pembaca sudah tahu jawabannya :-)

Rujukan
Dari Atha’ bin Yasar: “Sesungguhnya Rasulullah Saw dan ’Aisyah Radhiyallahu Anha (Ra) biasa mandi bersama dalam satu bejana. Ketika beliau sedang berada dalam satu selimut dengan ’Aisyah, tiba-tiba ’Aisyah bangkit. Beliau kemudian bertanya, ‘Mengapa engkau bangkit?’ Jawabnya, ‘Karena saya haidh, wahai Rasulullah.’ Sabdanya, ‘Kalau begitu, pergilah, lalu berkainlah dan dekatlah kembali kepadaku.’ Aku pun masuk, lalu berselimut bersama beliau.” (Riwayat Sa’id bin Manshur)

 BACA JUGA
http://ayahara.cybermq.com/post/detail/7750/puisi-kata-siapa-orang-miskin-dilarang-kawin

http://ayahara.cybermq.com/post/detail/6576/14-rahasia-disayang-suami

http://ayahara.cybermq.com/post/detail/3199/jangan-jadi-raja-dan-ratu-sehari

http://ayahara.cybermq.com/post/detail/184/agar-dapat-jodoh-bergelar-mm

 

 

Eka Kurnia menyukai ini.

 

Eka Kurnia
Eka Kurnia
Thank you very much...good advice,absolutely right advice...^_^
2 jam yang lalu ·
Rex Tukangtidur
Rex Tukangtidur
terimakasih, sayang...
Lho? Hehehe... kalo ama temen boleh mesra juga kan? Maksudnya sama temen sejenis :p whekekekekek...
Kidding :)
2 jam yang lalu ·
Anas Ayahara
Anas Ayahara
Anas Ayahara
@eka, same-same :) hehe
@REX, hehe
sekitar satu menit yang lalu ·
 
5 menit yang lalu ·
Resmi Wahyudi
Resmi Wahyudi
Thx sudah mengingatkan.... saya nya yang mesra, si suaminya b’canda terus..... gaya nya kayak preman lagi he...he....

Nantikan lanjutannya :)

 

klik http://ayahara.cybermq.com/post/detail/9003/gaya-hidup-mesra

[Gaya Hidup] Jangan Sembarangan

Ada orang yang bergaya hidup sembarangan, mau gampang, tapi akibatnya juga tidak sembarang, contohnya sering dilakukan oleh para oknum di pinggir jalan, seenaknya pipis di tempat banyak orang atau di bawah pohon 

Rujukan

Takutlah (jauhilah) dua perbuatan terkutuk!"
Para sahabat bertanya, "Apakah kedua perbuatan itu wahai Rasulullah?"
Jawab Beliau, "Orang yang buang air besar di jalan tempat orang banyak melintas atau di tempat mereka berteduh (seperti di bawah pohon)." (H.R. Muslim).

Jangan menampakkan aurat kepada orang lain ketika buang air, usahakan mencari tempat yang tertutup. (H.R. Muslim)

·         Jangan buang air di lubang binatang, di jalan tempat orang lewat, di tempat berteduh, di sumber air, di tempat pemandian, di bawah pohon yang sedang berbuah, atau di air yang mengalir ke arah orang-orang yang sedang mandi atau mencuci." (H.R. Muslim, Tirmidzi)

·         Abu Hurairah menceritakan, Rasulullah bersabda, " Janganlah kamu kencing di air tenang, di mana kamu mandi pula di situ." (H.R. Muslim)

·         Masuklah ke dalam jamban (WC/toilet) dengan mendahulukan kaki kiri, ke luar dengan mendahulukan kaki kanan. (H.R. Tirmidzi)

·         Sebelum masuk jamban, disunahkan membaca doa: Allahumma inni a�uu dzubika minal khubutsi wal khobaaits (Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari bahaya kotoran dan dari segala macam yang membahayakan.).  Khubutsi dan khabaaits oleh Ibnu Hibban al-Khaththabi, diartikan sebagai syaithan laki-laki dan syaithan wanita.

·         Setelah keluar dari jamban disunnahkan membaca doa: Ghufronakal-hamdulillahilladzi adzhaba �anni adzaa wa �aafanii (Aku memohon ampunan-Mu. Segala puji bagi Allah yang telah menghilangkan penyakit dariku dan telah menyembuhkan aku.) (H.R. Tirmidzi, Nasa�i, Ibnu Majah).

·         Jangan berlama-lama dalam jamban karena hal itu merupakan suatu mudharat.  Apabila sudah selesai hajatnya, secepatnya keluar dari jamban. (H.R. Nasa�i, Ibnu Majah)

·         Tidak boleh menjawab salam ketika berada di dalam jamban. Cara menjawabnya cukup dengan isyarat suara (H.R. Muslim, Tirmidzi, Nasa�i)

·         Jangan membaca dan membawa lafadz Allah dan Muhammad atau ayat-ayat Al-Qur�an ke dalam jamban. (H.R. Nasai)

·         Bila terpaksa buang air di tempat terbuka, jangan menghadap ke arah kiblat dan jangan pula membelakanginya. Beliau bersabda: " Apabila seseorang kamu buang air (besar atau kecil) janganlah menghadap atau membelakangi kiblat..."

·         Pergunakanlah tangan kiri ketika membersihkan kemaluan dan dubur. Jangan menyentuhnya dengan tangan kanan. (H.R.  Muslim)

kekaguman seorang kafir kepada akhlak Islam yang diajarkan oleh Rasulullah Muhammad.seorang kafir jahiliyah berkata kepada sahabat Salman Al-Farisiy. “Sungguh Nabi kalian  telah mengajari kalian tentang segala hal sampai tata cara buang air”. Ketika itu, sahabat Salman menjawab, “Betul.  Sungguh kami dilarang menghadap kiblat saat buang air besar atau kecil, (kami juga dilarang) cebok dengan menggunakan tangan kanan atau cebok kurang dari 3 batu, atau cebok dengan kotoran hewan, atau tulang”. (HR. Muslim).

·         Bersucilah sebanyak bilangan ganjil minimal tiga kali. Barang-barang yang dibolehkan untuk beristinja yaitu air, batu, tanah liat yang keras atau kertas. (H.R. Bukhari Ibnu Majah). Semoga kita dapat melaksanakannya.

 

Renungan Lainnya

Malaikat Jibril datang kepada Nabi S.A.W, lalu berkata, "Hai Muhammad, hiduplah sesukamu namun engkau pasti mati. Berbuatlah sesukamu namun engkau pasti akan diganjar, dan cintailah siapa yang engkau sukai namun pasti engkau akan berpisah dengannya. Ketahuilah, kemuliaan seorang mukmin tergantung shalat malamnya dan kehormatannya tergantung dari ketidakbutuhannya kepada orang lain." (HR. Ath-Thabrani)