Suami Istri Tetap Harus Malu
16 Mei 2012"malu ah bang, jangan di sini dong, kan banyak yang lihat tuh,
jangan norak kayak ABG pacaran, kita kan muslim juga sikap dong"
bisik istri sambil pelan2 melepas rangkulan suaminya yang masih norak :)
“setelah menikah mereka merasa sudah halal merdeka, lalu melampiaskannya dengan gaya mesra mirip ABG pacaran? bermesraan tanpa rasa malu, di-mall, di atas motor, di bawah pohon, di pinggir jalan.”
komentator Note ini boleh beda pendapat menjawab judul di atas, misal:
- Emang Siapa yang larang?
- Mengaku dan bergaya aktivis dakwah jalan di mall, siapa yang larang?
- Emang nggak pantas tuh, masak aktivis dakwah jalan ke mall bergaya pacaran walau dengan istri/suaminya.
so:
"Aktivis Dakwah" jalan-jalan di mall? sambil berangkulan dengan istri/suaminya?, memamerkan kemesraan?.
Bukankah mereka biasanya (seharusnya) lebih utama jalan ke majelis taklim?
Bukankah mereka biasanya (seharusnya) malu memamerkan kemesraan di depan umum?
Apakah parade kemesraan di mall itu tanda pelampiasan rasa iri ketika melihat orang pacaran, dahulu saat mereka bujangan?, karena saat itu mereka nggak berani bikin dosa berangkulan karena blum nikah.
Setelah mereka menikah, mereka langsung melampiaskannya dengan berkata "hore... Kami sudah halal berangkulan bermesraan di mall seperti ABG pacaran, kami sudah “halal” karena kami sudah menikah.
*sekalian saja mereka tempel buku nikahnya di dada mereka saat jalan berangkulan berdua di mall, supaya orang se-mall tahu bahwa mereka sudah nikah bukan pacaran.
mengapa banyak kejadian begitu?
Bisa jadi hal itu terjadi karena mereka meneruskan kebiasaan mereka dahulu yang sembunyi-sembunyi pacaran, lalu setelah menikah mereka merasa sudah halal merdeka, lalu melampiaskannya dengan gaya mirip ABG pacaran? bermesraan tanpa rasa malu, di-mall, di atas motor, di bawah pohon, di pinggir jalan.
tanpa mempedulikan tempat umum, dan di depan gadis, bujangan, duda janda yang sedang susah berusaha mendapat jodoh?
Sebatas yang Saya tahu dari guru ngaji, sahabat Nabi mengetahui Nabi bertindak mesra kepada istrinya sampai ucapan "yaa humaira". guru ngaji belum pernah mengajarkan hadits bahwa sahabat pernah melihat Nabi rangkulan memamerkan kemesraan pada istrinya di depan para sahabatnya, di dipan umum, di pasar dan di depan sahabat yang masih bujang.
istri yang masih punya malu ketika dirangkul dipeluk mesra oleh suami di mall
akan berkata "malu ah bang, jangan di sini dong, kan banyak yang lihat tuh,
jangan norak kayak ABG pacaran, kita kan muslim juga sikap dong"
bisik istri sambil pelan2 melepas rangkulan suaminya yang masih norak :)
"oh iya ntar para bujang yang lihat kita bs tambah galau" kata si suami
Buat yang sudah nikah jangan berangkul2 di dpn umum, walau sudah halal, tapi hrs punya malu, jangan mentang2 halal lgsung demonstrasi rangkulan di dpn umum dan kamera utk umum spt abg pacaran yang urat malunya mau copot
parade kemesraan itu juga yang bikin para lajang-ers jengah, cemburu dan iri.
Wajarlah para bujang dan gadis iri dengan pasangan yang sudah menikah, Karena para suami istri itu dengan noraknya (demonstratif) memamarkan kemesraannya, akibatnya akan terjadi penularan, saat si bujang sukses menikah, maka dia akan melampiaskan kemesraannya membuat iri kepada bujang/gadis yang belum nikah juga.
Beragam pendapat sesuai pikiran masing masing, padahal semua pendapat harus ada rujukannya dan patokannya, merujuk ke siapa, pendapat pribadi atau hadist nabi?
just renungan
"Bila Kau Sudah Tidak Punya Malu Lagi,
Lakukan Saja Apa Yang Kamu Suka"
(Alhadits)
-
- 2 shares
-
-
Anas Rumahbaca berikut link kemesraan nabi yang dikisahkan Aisyah, ra, dikisahkan bukan didemonstrasikan, spt Mencium, menyisir, tidur di pangkuan, mandi bersama http://ayahara.cybermq.com/post/ detail/9003/ gaya-hidup-mesra
[Gaya Hidup] Mesraayahara.cybermq.comTulisan ini hanya boleh dipraktekkan bagi yang sudah punya istri/suami.5 hours ago · ·
2 ·
-











